Tribratanews Polres Jember : Sorot Mata Mbah Sudami ( 70 ) menerawang jauh.  Tatapannya terlihat kosong. Entah apa yang ada dibenak Janda Lansia yang sudah lama  hidup sebatangkara ini.

Siang itu, sebelum datang Petugas Kepolisian dari Polsek Arjasa di kediamannya di Dusun Padasan Desa Darsono Kecamatan Arjasa,Jember.  Nampak, tak banyak  yang dilakukan Mbah Sudami.  Dia tampak lelah. Mulutnya, tidak banyak bicara,  hanya duduk menyendiri di teras gubuknya.

Selasa pagi ( 19/05/2020 ) Mungkin adalah hari yang  tak pernah Ia bayangkan menjadi waktu terindah dimana ada orang yang bukan keluarganya namun  datang berbagi welas asih kepada dirinya.

2 Petugas Kepolisian yang sudah Ia kenal lama tiba-tiba datang menenteng  sebuah kardus bingkisan berukuran besar, lalu  menyapa dirinya dengan salam ramah.

Polisi tersebut  adalah Kasium Polsek Arjasa Aiptu. Agus Priono dan Ka SPKT Aiptu. Joko Saptono. Kali ini, kedatangan mereka untuk bersilaturahmi di rumah Mbah Sudami sembari berbagi kejutan hadiah bingkisan  dan uang saku buat Hari Raya Idhul Fitri.

“ Mbah Sudami adalah salah satu  Potret warga Jember yang sungguh menyentuh hati. Kami memberikan kejutan hadiah lebaran semata- mata hanya sekedar untuk  berbagi kebahagiaan dengan sesama. Bingkisan lebaran ini didapatkan dari hasil urunan gotong royong 23 Personil Polri dan PNS Polsek Arjasa”, Kata Agus Priono.

“ Hadiah Lebaran ini diberikan bukan tanpa alasan, Kami sudah mengenal Mbah Sudami sejak 7 tahun lalu, sudah seperti keluarga sendiri.  Tanpa di suruh, hampir setiap hari usai sholat subuh Mbah Sudami jalan kaki sejauh 12 Km dari rumahnya ke Mapolsek Arjasa. Sampai Di Polsek sekitar Jam  07.00 Pagi, Beliau suka membantu  bersih-bersih dan memungut sampah di kantor”, ungkapnya.

Agus Priono kembali menjelaskan jika Mbah Sudami sudah tinggal berpuluh-puluh tahun dengan  hidup menyendiri di gubug reyot berukuran 3 X 3 Meter. Selain hidup miskin, Dia tak tak memiliki keluarga inti. Tak punya anak dan sejak lama ditinggal suami.

Untuk menyambung hidup bertahun-tahun,  Mbah Sudami bekerja jadi buruh serabutan. Terkadang, Ia mencari sisa gabah atau butiran padi di sawah ketika musim panen datang. Terkadang, dia juga mencari sayuran untuk dijual kembali. Jika tak laku, gabah dan sayuran  itu diolah untuk makan sehari-hari.

Bagi Mbah Sudami  hadiah lebaran ini sangat berarti baginya.  Kehadiran Polisi ditengah hidupnya seolah menjadi keluarga sendiri yang memberi cukup perhatian disaat Dia dihimpit oleh beragam kesulitan.

“ Beliau Sering Ke Polsek, Meskipun lanjut usia, beliau orang yang rajin. Bila sudah tak ada yang dimakan , Mbah Sudami  banyak bersandar dari belas kasihan dan pertolongan Kami disini ( Polsek Arjasa ). Doakan Mbah Sudami senantiasa mendapat kemurahan rezeki dan selalu sehat walafiat”, tutup Joko Saptono ( Humas Arjasa )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here