Polres Jember – Dalam Rangka Pandemi Covid-19 Polres Jember merintis program Kampung Tangguh yangi berbasis online dan memberikan pendampingan Psicolog bagi warga yang terdampak Covid-19.

Seluruh warga telah berkomitmen bersama untuk mendukung program ini dalam rangka menjaga lingkungannya tetap terjaga dan salah satunya adalah difokuskan penguatan desa dan kampung sebagai ujung tombak memutus mata rantai COVID-19.

Optimalisasi peran dan kewenangan ditujukan kepada Kepala Desa, Lurah, Khususnya RT dan RW dalam mengidentifikasi dan membatasi orang dari luar masuk ke wilayahnya.

Ketua RW.10 Kelurahan Jember Lor Kec. Patrang Sugeng mengatakan, “Pihaknya menerapkan sistem online dalam jalur kominikasi yang menggunakan aplikasi Zello untuk mempermudah kominikasi antar warga dan dari Polres Jember telah menyiapkan pendampingan Psicolog bagi warga uang terdampak Covid-19,” katanya.

Dari aplikasi Zello tersebut dapat digunakan sebagai sumber untuk melakukan monitoring dan evaluasi warga secara real time dan dibagikan (update) kepada warga setiap hari.

Di Tempat terpis ah di lokasi Kampung Tangguh Kelurahan Mangli Kecamataan Kaliwates Ir Bungkus menjelaskan, “Selaku. Petugas Relavan Covid-19 mengapreisasi kepada Kapolres Jember dan Jajarannya yang sudah merintis program Kampung Tangguh dengan membantu Sembako untuk stok lumbung pangan dan menyerahkan APD sehingga sangat membantu warga,” jelasnya.
“Dengan demikian seluruh warga mengetahui kondisi lingkungannya dan ikut peduli melakukan pengawasan pada tetangga kanan dan kirinya. Sebagai contoh ada warga baru datang dari luar kota, setelah yang bersangkutan lapor Ketua RT, selanjutnya Ketua RT akan melaporkan kepada Lurah dan Puskesmas, Pihak Puskesmas akan melaksanakan cek kesehatan dan Polres. Jember telah menyiapkan pendampingan Psikolog,” ujar Ir. Bungkus Ketua Pagiyuban Rt/RW BMP.

“Kami hanya mengupayakan agar pergerakan warga dapat dimonitor namun kunci pengendalian COVID-19 yang utama bukanlah pada Pengurus RT namun harus ada kesadaran diri warga dan tanggung jawab terhadap dirinya akan kesehatannya secara mandiri,” tandas Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, SIK, M.Si.

Ketua RW.10 Kelurahan Jember Lor Kec. Patrang Sugeng mengatakan, “Pihaknya menggunakan aplikasi zello dalam jalur kominikasi untuk wempermudah komunikasi antar warga,” katanya.

Dari aplikasi Zello tersebut dapat digunakan sebagai sumber untuk melakukan monitoring dan evaluasi warga secara real time dan dibagikan (update) kepada warga setiap hari.

Di Tempat terpisah di lokasi Kampung Tangguh Kelurahan Mangli Kecamataan Kaliwates Ir Bungkus menjelaskan, “Selaku. Petugas Relavan Covid-19 mengapreisasi kepada Kapolres Jember dan Jajarannya yang sudah mendukung program Kampung Tangguh dengan membantu Sembako untuk stok lumbung pangan dan menyerahkan APD sehingga sangat membantu warga,” jelasnya.
“Dengan demikian seluruh warga mengetahui kondisi lingkungannya dan ikut peduli melakukan pengawasan pada tetangga kanan dan kirinya. Sebagai contoh ada warga baru datang dari luar kota, setelah yang bersangkutan lapor Ketua RT, selanjutnya Ketua RT akan melaporkan kepada Lurah dan Puskesmas, Pihak Puskesmas akan melaksanakan cek kesehatan dan Polres. Jember telah menyiapkan tenaga Psikolog,” ujar Ir. Bungkus

“Kami hanya mengupayakan agar pergerakan warga dapat dimonitor namun kunci pengendalian COVID-19 yang utama bukanlah pada Pengurus RT namun harus ada kesadaran diri warga dan tanggung jawab terhadap dirinya akan kesehatannya secara mandiri,” tandas Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, SIK, M.Si. (atr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here