Polres Jember.com:Kapolsek Wuluhan AKP Akhmad Musofah, SH bersama Muspika memfasilitasi musyawarah lanjutan terkait kemelut keberadaan kandang ayam yang lokasinya di lingkungan padat penduduk.Kamis(6/8/2020)

H.Riyanto adalah pemilik dua Kandang ayam yang masing-masing berukuran panjang 50 meter dan luas 25 metery ang berlokasi dekat pemukiman padat penduduk dusun Tanjungsari RT.018

RW.006 desa Glundengan kecamatan Wuluhan kabupaten Jember yang menjadi sumber keresahan warga akibat bau tak sedap serta banyaknya lalat yang tak lazim menghinggapi rumah rumah warga.

Untuk menyikapi hal tersebut Kapolsek Wuluhan AKP Akhmad Musofah, SH menjelaskan dalam musyawarah mencari solusi yang baik masing-masing pihak silahkan menyampaikan uneg-unegnya terkait permasalahan kandang ayam.

Dalam hal ini Muspika tidak bisa menutup usaha Masyarakat (UMK) begitu saja, tetapi usaha masyarakat juga tidak boleh menimbulkan keresahan masyarakat karena akan menyebabkan ganguan Kamtibmas.

“Kepada perwakilan masyarakat agar dapat meredam warganya agar tidak berbuat anarkis.Kepada Pemilik Kandang ayam untuk berusaha agar usaha kandang ayamnya tidak menimbulkan banyak lalat serta bau tak sedap yang merugikan warga sekitar.”jelas Kapolsek.

Setelah dilakukan musyawarah yang menyita banyak waktu dan pikiran, maka dihasilkan solusi bahwa pemilik kandang ayam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang telah dirugikan atas keberadaan kandang ayam miliknya.

Pemilik kandang akan berusaha memperbaiki kandang ayamnya agar tidak menimbulkan banyak lalat serta bau tak sedap dengan cara meminta pendampingan dari petugas dinas Peternakan.

Dalam hal ini Pemilik kandang juga berjanji Apa bila dalam satu kali panen nanti masih ada lalat serta bau tak sedap dengan kesadaran sendiri kandang ayam tersebut akan ditutup.(humas Wuluhan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here