Tribratanews Polres Jember : Kepolisian Sektor Arjasa Polres Jember menghimbau Masyarakat jangan mudah percaya dan terprovokasi dengan informasi bohong serta propaganda yang beredar di media sosial. Pasca Pilkada Serentak Tahun 2020, Masyarakat harus kembali berupaya merajut kembali persaudaraan dan kolaborasi untuk menjaga perdamaian.

Hal ini menjadi salah satu agenda silaturahmi kamtibmas Kapolsek Arjasa saat menemui para tokoh agama yang digelar usai Ibadah Sholat Jumat Di Masjid Al Ikhlash Desa Arjasa Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Jumat Siang (18/12/2020).

Dalam kesempatan tatap muka tersebut, Kapolsek Arjasa Iptu. Adam, SH mengajak masyarakat untuk berfikir jernih dengan tidak menuduh secara berlebihan kepada pemerintah termasuk kepada aparat kepolisian.

” Kita harus  optimis akan tetap utuh dan kuat selama Para Tokoh Agama, TNI Polri serta Pemerintah bersinergi dalam mewujudkan keamanan, ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan”, katanya.

Dia menuturkan sudah saatnya semua elemen bangsa bersatu dengan tidak saling menjatuhkan. Menurutnya, tidak baik setiap kelompok merasa paling memiliki kewajiban menjaga negeri sebab menjaga Indonesia adalah kewajiban bersama bukan oleh kelompok tertentu.

Dia kemudian meminta para tokoh agama di Kecamatan arjasa mengajak masyarakat untuk cerdas menyaring informasi dan tidak mudah asal percaya apalagi sampai terprovokasi. Terpenting yang harus dipahami oleh masyarakat umum, demokrasi di negara Kita adalah demokrasi yang mengusung nilai nilai luhur bangsa yang menjamin kerukunan dan keutuhan bangsa.

“Demokrasi bukanlah pemicu perpecahan antar bangsa, demokrasi adalah indikator bersatunya masyarakat untuk mewujudkan cita cita kemerdekaan Indonesia. Kuncinya, masyarakat harus menerima perbedaan pandangan dan legowo. Perbedaan adalah rahmat dan kita wajib mengelolanya dengan bijaksana. Mari kita jaga bersama persatuan dan perdamaian Indonesia,” pungkasnya. (Humas Arjasa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here