Polsek Arjasa Polres Jember.com –  Warga dusun Gading desa darsono Kec.Arjasa jember bernisial GM (65) ditemukan tewas mengenaskan, Sabtu (20/2/2021).

 

Korban di temukan tewas di area perkebunan sengon, dalam posisi tertelungkup dengan sejumlah luka bakar di tangan oleh seorang perempuan bernama Rohima (saksi) di TKP.

 

informasi yang dihimpun dari saksi Rohima yang pertama kali melihat korban, bahwa dirinya menemukan korban dalam posisi tertelungkup di area kebun sengon di dsn, Gading Desa Darsono Kec.Arjasa Kab. Jember. Selanjutnya saksi langsung melaporkan ke perangkat Desa dan dilanjutkan ke Polsek Arjasa Polres Jember.

 

Kapolsek Arjasa Polres Jember , melalui Kanit Reskrim  Aipda Irwan P, S.H. yang datang ke TKP bersama anggotanya  menjelaskan jika penemuan jasad pria berinisial GM warga Dusun Gading Desa Darsono Kec. Arjasa Jember tersebut, kuat dugaan akibat tersengat arus listrik.

“Dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi yang dibantu oleh salah seorang petugas PLN dan tim medis Puskesmas Arjasa, kuat dugaan korban GM meninggal karena tersengat  aliran listrik,” kata Aipda Irwan.

Ditambahkan oleh Aipda Irwan “Saat dilakukan pemeriksaan, di TKP polisi menemukan kabel yang menggelantung kebawah  di kebun sengon yang tanahnya berundak-undak/miring, diduga saat korban mencari rumput dan kayu bakar tidak melihat disitu ada kabel listrik yang mengelupas, sehingga tersentuh oleh korban dan meninggal di TKP tanpa ada warga lain yang tahu” ungkapnya.

 

Setelah ditelusuri kemana arah kabel tersebut, polisi menemukan kabel listrik tersebut disalurkan dr rmh saudara JIB als  P ILA, warga Dsn Gading Ds Darsono kec Arjasa Kab Jember ke rumah warga lainnya yg mana kabel tersebut dalam keadaan terkelupas dengan panjang kurang lebih 50 cm yg menggelantung antara tanah didalam kebun sengon.

Ditempat  terpisah Kapolsek Arjasa Polres jember Iptu Adam, SH. mengatakan  “bahwa membenarkan hari ini, Sabtu (20/2/2021) ada kejadian penemuan mayat diduga kuat akibat tersengat aliran listrik dari kabel yang terkelupas  di dsn. Gading desa darsono Kec. Arjasa jember, Kanit Reskrim saya bersama Ka.SPKT dan anggota lainya sudah mendatangani dan olah TKP, namun pihak keluarga rupanya menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban dan telah merelakan kepergian korban dengan bukti surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak keluarga korban” Jelasnya.

“Namun walaupun demikian kita tetap lakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban, dan saksi-saksi yang melihat dan mengetahui peristiwa tersebut, walaupun keluarga korban tidak menuntut dan merelakan kepergian korban, agar jelas dan terangnya suatu perkara, apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur lain” tambahnya. (Ag – Arjs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here