Chat Adi Pradana Sebelum Tewas Terpanggang

0
2015
Curhat Pilu Pacar Korban Terpanggang dalam Mobil di Instagram, ‘Kok Tinggalin Aku Sendiri’

Akhirnya terungkap misteri hubungan M Adi Pradana dengan Aulia Kesuma, lewat chatting M Adi Pradana dengan Elvira pacarnya, sesaat sebelum dibunuh Aulia Kesuma lewat 4 pembunuh bayaran yang menciduk, menghabisi dan membakar jenazahnya dalam mobil.

Obrolan tersebut dibagikan melalui Instagram.

Apa isinya?

M Adi Pradana, korban yang  jenazahnya terpanggang di dalam mobil yang terbakar di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tampaknya memang kurang dekat dengan ibu tirinya Aulia Kesuma (35).

Bahkan ia mengaku hanya dekat dengan sang ayah, Edi Candra Purnama (54) alias Pupung Sadili dan kekasihnya, Elvira.

Anggota keluarganya yang lain, yakni ibu kandung dan ibu tirinya tidak disebut sebagai orang penting dalam hidupnya.

Ilustrasi (pakistantoday.com)

Itu artinya, dua orang yang selalu ada untuknya, yakni Pupung Sadili dan Elvira.

Usai kabar tewasnya sang kekasih, Elvira kemudian tampak mengenang beberapa kisah manis dengan M Adi Pradana.

Satu di antaranya yakni saat M Adi Pradana mengirim pesan panjang untuknya.

Menurut Elvira, pesan itu ada sekitar 50 dan sempat dicueki olehnya.

Entah apa permasalahan keduanya, tampak M Adi Pradana berjanji akan jadi seseorang yang lebih baik usai bertemu dengan Elvira.

Ia pun memberikan semangat kepada sang kekasih yang akan bekerja esok harinya.

Ini sepenggal isi pesan dari M Adi Pradana:

Aku mau dengan adanya kamu, kamu bisa bikin aku seneng begitu jg sebaliknya

Kl mau jujur, aku hidup cuman ber 3 vira

Kamu ayahku sama aku

Sahabatku itu aku anggep keluarga yg ga selalu bisa ada di samping aku

Karena mereka punya kesibukan masing2

Itu aja dari aku vira sayang

Have a great work tomorrow

Abis lari jgn keluyuran

Aku nunggu telfonan kamu kapanpun

Aku seneng bisa ngeliat kamu by phone

Ato by meet

Once again

I love you elvira amanda

“(emoticon love)”

Pesan M Adi Pradana kepada Elvira via WhatsApp dan kemudian di-posting melalui Instagram story Elvira. (INSTAGRAM STORY ELVIRA)

Eksekutor Ditangkap

Tim gabungan Polres Sukabumi dan Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua eksekutor ayah dan anak yang jasadnya dibakar di dalam mobil di Cidahu, Sukabumi.

“Sudah oleh Polda Metro Jaya dan tim gabungan dari Polres Sukabumi,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, saat dihubungi Selasa (27/8/2019).

Penangkapan ini terjadi lantaran lokasi eksekusi kedua korban, diduga terjadi di wilayah Jakarta.

Untuk menghilangkan jejak, kedua jasad korban dibuang dan dibakar di Sukabumi.

“Kita hanya fokus TKP pembuangan. Pengembangannya dari Polda Metro Jaya,” katanya.

Seperti diketahui, Aulia Kesuma menyewa 4 eksekutor untuk mengeksekusi korban yang diketahui bernama Edi Candra Purnama (54) dan M Adi Pradana (24).

Kedua korban ini sempat diculik dan dilumpuhkan di rumah korban di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Setelah dieksekusi, dua korban diletakkan di SPBU Cirende dalam keadaan sudah meninggal.

Lalu, eksekutor kemudian menyuruh Aulia Kesuma dan anaknya KV mengambil mobil yang sudah berisikan mayat tersebut. 

Aulia Kesuma dan KV kemudian mengambil mobil tersebut pada Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 07.00 Wib untuk kemudian dibawa ke Cidahu.

Tersangka Aulia Kesuma kemudian membeli bensin di dekat lokasi tempat kejadian.

Aulia Kesuma kemudian menyerahkan kepada KV untuk membakar mobil tersebut.

Mobil berisi dua mayat yang terbakar itu pun diketahui pada Minggu (25/8/2019) di Kampung Cipanengah Bondol, RT 01/04 Desa Pondok Kaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Polisi yang melakukan serangkaian penyelidikan akhirnya berhasil mengungkap otak pembunuhan tersebut, yakni Aulia Kesuma yang merupakan istri dari korban Edi Candra Purnama yang juga ibu tiri korban M Adi Pradana.

Aulia Kesuma ditangkap di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Selain itu satu orang diduga pelaku, KV masih dirawat di RS Pertamina Jakarta.

Ibu Tiri Menyesal

Aulia Kesuma sang otak pembunuhan suami dan anak tirinya di Sukabumi menyesali perbuatannya.

Polisi menghadirkan Aulia Kesuma dalam konferensi pers yang dilakukan di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (27/8/2019).

Tampak Aulia Kesuma yang mengenakan baju tahan itu menutupi mukanya dengan jilbab warna putih.

“Iya menyesal,” kata Aulia Kesuma.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here