Penuhi Undangan PBB Kapolri Berbicara Tentang Penanganan Terorisme

0
328

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian akan memenuhi undangan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat (FBI), dan lembaga Brookings Institution untuk berbicara mengenai penanganan masalah terorisme di tingkat global.

“Saya diundang oleh UN (PBB), diundang oleh FBI, diundang di think tank yang paling penting di sana namanya Brookings Institute,” kata Tito usai dikukuhkan menjadi Guru Besar di Kampus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Kamis (26/10).

Dia menjelaskan, materi yang akan disampaikan seputar tipe atau jenis jaringan-jaringan teroris.

Orang nomor satu di korps baju cokelat itu akan memberikan pengarahan terkait kiat dan langkah-langkah kontraterorisme, terutama terkait metode pendekatan preventif.

“Saya akan brief (mengarahkan) mereka, jadi saya bukan belajar dari mereka. Saya akan brief mereka agar memahami tipologi karakteristik dari jaringan-jaringan ini,” ujar Tito yang bertolak ke Negara Paman Sam itu tadi malam.

Dia menambahkan, upaya preventif seperti pembinan dan deradikalisasi (soft approach) lebih efektif dalam mengatasi terorisme dibandingkan penindakan dengan langkah tegas dan keras (hard approach) seperti operasi militer.

“Hard approach, operasi militer di tempat-tempat tertentu, boleh saja dilakukan, tapi yang paling adalah soft approach, karena bisa langsung menyentuh ke hatinya untuk tidak berbuat terorisme,” ujar mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu.

Tito sendiri baru saja dianugerahi gelar profesor sekaligus dikukuhkan sebagai Guru Besar untuk studi strategis kajian kontra terorisme oleh PTIK pada hari ini, Kamis (26/10).

Acara pengukuhan dilakukan dalam sidang Senat Terbuka yang dipimpin oleh Gubernur PTIK yang juga selaku Ketua PTIK Inspektur Jenderal Remigius Sigid Tri Harjanto.

Sementara, pernyataan pengukuhan dilakukan oleh Irjen Iza Fadri, selaku perwakilan guru besar pada senat akademik, di Auditorium PTIK, Jakarta Selaran, Kamis (26/10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here