Untuk Klarifikasi Pernyataan, Kapolri Bertemu dengan Aktivis Perempuan

0
110

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengadakan pertemuan dengan para aktivis perempuan di rumah dinasnya, Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pertemuan berlangsung tertutup dari peliputan wartawan.

“Ya betul (ada pertemuan Kapolri dengan aktivis perempuan). Saya ini di rumah dinasnya,” kata Kadiv Propam Polri, Irjen Martuani Sormin, ketika dikonfirmasi, Senin (23/10/2017).

Martuani mengatakan pertemuan dimulai pukul 16.00 WIB.  di depan rumah dinas Kapolri, terparkir mobil Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi.

Sebelumnya para aktivis mengkritik pernyataan Kapolri dalam sebuah wawancara khusus dengan media online, tentang korban tindak pemerkosaan dan kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Tito dinilai tak memiliki keseriusan dalam menyikapi kejahatan kekerasan seksual serta diskriminatif terhadap LBGT.

Kritik tersebut disampaikan melalui surat terbuka yang disebarkan lewat aplikasi Whatsapp. Mereka mengajak masyarakat, lembaga masyarakat dan aktivis lainnya yang sependapat, mencantumkan dukungan di surat terbuka tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan ada kesalahpahaman antara Tito dengan wartawan yang mewawancarai dia. Setyo menyampaikan, Tito akan mengundang para aktivis perempuan ke rumah dinasnya untuk menjelaskan maksud pernyataannya.

“Jadi gini, itu ada beda persepsi antara wartawan dengan yang dimaksud Kapolri. Rencana Pak Kapolri akan mengundang aktivis-aktivis perempuan di rumah dinasnya untuk menjelaskan maksudnya pak Kapolri tuh apa. Supaya tidak salah paham,” ujar Setyo , Kamis (19/10/2017).

Perbedaan persepsi yang dimaksudkan Setyo tersebut merupakan petikan wawancara Tito dengan salah satu media online. Dalam wawancara itu, Tito berbicara mengenai perlakuan penyidik terhadap korban pemerkosaan sampai penanganan terhadap LGBT. Wawancara tersebut dimuat dalam berita berjudul ‘Tito Karnavian: Korban perkosaan bisa ditanya oleh penyidik ‘apakah nyaman’ selama perkosaan?’.

Tito sudah dimintai konfirmasi mengenai hal ini. Namun dia menolak menjelaskan dalam sesi doorstop.

“Saya nggak happy di-doorstop (wawancara di tempat). Nanti saja saya paparkan,” kata Tito, Kamis (19/10/2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here