Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muh. Harris (kanan) didampingi Kabag Humas mengapit kedua tersangka saat press release dihalaman Mapolresta Sidoarjo, Kamis (19/10/2017).
SIDOARJO, Detik.in – Sebuah vonis hukuman penjara belum menjadikan jera kedua residivis untuk melakukan kejahatan yang sama, dengan terpaksa anggota ajaran Satreskrim Polres Sidoarjo meringkus tersangka Jafar Sodiq (32th), warga Burneh, Bangkalan Madura dan Mochammad Basyir (28th), warga Tambak Pring Barat, Surabaya setelah Keduanya terbukti mencuri motor Honda Beat warna Merah Putih di halaman Masjid Al ikhlas, Perum Gebang, Kecamatan Sidoarjo yang baru sehari dari Dealer.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Harris, mereka berdua merupakan residivis (mantan Napi) yang baru bebas, ” walaupun mereka ini baru keluar dari lapas, namun yang bersangkutan masih belum kapok melakukan kasus yang sama, yakni Curanmor, Terang Harris saat Press release dihalaman Satreskrim Polresta Sidoarjo, Kamis (19/10/2017)
Untuk si M. Basyir, dia baru sebulan kemarin bebas, sedangkan tersangka satunya (Jafar Sodik) dia tahun 2016 kemarin, mereka di vonis dengan kasus yang sama juga,” Terang nya.‎

Kompol Muhammad Harris mengatakan kronologi kejadian pada Rabu (11/09) lalu. “Saat itu keduanya mencari sasaran motor yang kunci kontaknya tidak ditutup dengan kunci magnet. Dengan menggunakan motor Honda Vario milik Basyir, keduanya berkeliling di sekitar Tanggulangin,” katanya, Kamis (19/10).
Karena tidak mendapatkan hasil, lanjut Kompol Harris, keduanya kembali ke kosan mereka di Dusun Tumapel, Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan. “Saat pulang keduanya lewat Jalan Lingkar Timur. Nah tiba-tiba pelaku membelokkan ke wilayah Desa Gebang. Pelaku melihat ada motor Honda Beat di Masjid Al Ikhlas yang kunci magnetnya tidak tertutup. Pelaku merusak dengan kunci T. Sasarannya memang mencari yang kunci magnetnya tidak tertutup,” jelasnya.
“Setelah berhasil pelaku menempelkan kunci kontak palsu untuk mengelabui perbuatannya. Sebenarnya pelaku ini Basyir ini baru September keluar dari tahanan. Sedangkan Jafar tahun 2016 kemarin keluar dari tahanan. Keduanya sama-sama kerja Jualan di Pasar Gedangan, satu kos dan satu visi dengan kasus yang sama, ” imbuh nya.‎
Selain di Gebang, pelaku pernah melakukan pencurian yang sama. Yakni di Perum Anggrek Mas Buduran (28/09) sekitar 18.00 WIB berhasil membawa kabur Honda Beat hitam dan di halaman masjid Perum Pondok Jati Buduran (02/10) juga mencuri Honda Beat. “Menurut penakuan tersangka Barang bukti tersebut dijual oleh pelaku ke wilayah Madura masing-masing Rp 3 juta,” kata Harris. (adr)‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here