Kapolres Mojokerto Pimpin Rilis Hasil Tangkapan Tigas Kasus

0
513

detik.inMojokerto | Bertempat di ruang Lobby Utama Polres Mojokerto, pada senin (18/9/2017) pukul 08.45 WIB, Polres Mojokerto menggelar Press Release keberhasilan Satuan Sat Reskrim Mengungkap tiga kasus tindak pidana penipuan, pencabulan anak di bawah umur dan penyalah gunaan narkoba.

Presa Release yang dipimpin Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos, SIK, MH, dengan didampingi Waka Polres Kompol Tri Okta Hendri Yanto, SIK MH. Dalam rilisnya Kapolres menjelaskan bahwa tindak pidana penipuan yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Desa Ngrame terhadap tiga orang korban dengan dalih bisa meloloskan bekerja menjadi PNS ( pegawai negeri sipil) tanpa tes.

“Dari hasil tangkapan kami mengamankan sejumlah barang bukti Foto copy Kwitansi dan surat perjanjian, dengan total kerugian yang dialami korban sebesar Rp.132.000.000 (seratus tiga puluh dua juta rupiah).

Sedangkan kasus persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Mojokerto yang dilakukan oleh tersangka yang berinisial BS (23) warga Desa Pakuwon Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto terhadap korban sebut saja bunga (17) yang masih tetangga tersangka.

Modusnya pelaku sebelumnya sudah saling mengenal lalu menjalin hubungan layaknya suami istri sebanyak empat kali di rumah tersangka yang berada di Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal.

Barang bukti yang di amankan, pakaian korban, boneka serta tas ransel korban. Kejadian terbilang sudah lumayan lama yaitu pada tanggal 26 Juni 2017,” terang kapolres.

Kapolres melanjutkan, untuk kasus tindak pidana narkotika Sat Resnarkoba berhasil mengungkap 4 kasus dan berhasil mengamankan 5 orang tersangka.

“Dari ke 5 orang tersangka ini diperoleh barang bukti yang cukup besar yaitu 14 paket kantong plastik yang masing-masing berisi 1000 butir Pil double L dan 1 paket berisi 774 butir, kurang lebih total yang berhasil diamankan berjumlah 14.774 Butir Pil Double L dan 1 paket ganja kering siap edar dengan berat kurang lebih sekitar 57,48 gram, 10 paket shabu dalam platik klip total seberat 2,91gram, uang tunai senilai Rp 1.780.000 (satu juta tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah), 5 unit Handphone (HP),”beber Leonardus Simarmata.

Kapolres juga menyatakan dari ketiga kasus yang telah diungkap, para tersangka akan dijerat dengan pasal dan hukuman sesuai dengan perbuatan masing-masing tersangka.

Untuk kasus narkoba Kapolres menegaskan “Kita akan terus bekerja keras guna memerangi ancaman narkoba ini, seperti instruksi pimpinan tertinggi dari bapak Presiden RI bahwa Indonesia darurat narkoba sehingga perlu kiranya bersama kita memerangi peredaran narkotika tersebut, untuk para pengedar kita akan kenakan sanksi terberat”. Pungkas kapolres dalam press release.(mus/dwa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here