Sebagai Tenaga Kesehatan, Okta Enggan Membedakan Peserta Jkn-Kis Atau Peserta Umum

0
39

Detik.in,- Lampung Utara.
Saat ini Puskesmas menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang paling banyak dipilih oleh peserta JKN-KIS karena mutu pelayanan dan sarana prasarana di Puskesmas semakin meningkat berkat kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang terbukti membawa berbagai perubahan positif di bidang kesehatan. Hal ini diakui oleh Okta (34), tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Tanjung Raja, Kotabumi saat ditemui Rabu (10/07).

“Semenjak ada Program JKN-KIS semakin banyak orang yang berobat di Puskesmas. Saat ini puskesmas sudah tidak bisa dipandang sebelah mata karena pelayanan kesehatan yang diberikan sudah semakin lengkap,” ujar Okta.

Okta menuturkan bahwa sebagai tenaga kesehatan ia selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada peserta JKN-KIS.

“Saya dan tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di Puskesmas selalu berkomitmen memberikan pelayanan primer yang berkualitas sehingga Puskesmas bisa menjadi fasilitas kesehatan yang terpercaya. Tidak mudah membangun kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada kami, oleh karena itu tentu tidak akan kami sia-siakan. Kami senantiasa berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan secara adil, tidak membeda-bedakan antara pasien umum dan peserta JKN-KIS, melayani dengan ramah, tanggap dan professional,” tambah Okta.

Saat ditanya apakah Okta memiliki pengalaman berobat menggunakan kartu KIS, ia mengaku belum memiliki pengalaman berobat menggunakan kartu KIS, namun tidak dengan almarhum Ibunya.

“Saya Alhamdulillah selama ini belum pernah menggunakan kartu KIS untuk berobat, namun dulu Ibu saya yang rutin berobat menggunakan kartu KIS. Ibu saya sebelum meninggal dunia mengidap sakit jantung, dan selama berobat hingga dirujuk ke rumah sakit semua biaya pengobatan ditanggung olehprogram JKN-KIS ini. Ibu saya juga dilayani dengan baik dan tidak dibedakan dengan pasien umum. Saya sangat puas melihat pelayanan kesehatan yang diberikan rumah sakit kepada Ibu saya. Hal itulah yang menjadi pemacu saya pribadi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS tanpa membedakan mana umum mana JKN-KIS, saya ingin peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik dan optimal seperti dahulu almarhum Ibu saya. Saya berharap Program JKN-KIS akan terus berlangsung dan berkelanjutan untuk membantu masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan  kesehatan secara berkualitas,” tutup Okta. (FR/rk/Ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here