Arsip pembunuhan JFK ungkap CIA ingin habisi nyawa Soekarno

0
88

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan ini merilis 2.800 dokumen terbaru seputar pembunuhan Presiden John F Kennedy pada 1963.

Dokumen itu juga mengungkap keterlibatan Badan Intelijen Luar Negeri AS, CIA, dalam rencana pembunuhan sejumlah pemimpin negara lain, termasuk Soekarno.

CIA juga dikatakan ingin membunuh pemimpin Kuba Fidel Castro dan pemimpin Kongo Patrice Lumumba.

Putri Soekarno, Sukmawati, mengatakan kepada harian Australia Sydney Morning Herald, “Amerika seharusnya tidak hanya meminta maaf kepada Indonesia, Amerika harus meminta maaf kepada semua negara yang mereka campuri, kalau mereka mau mengakui. Tapi mereka tidak mau mengakui semua itu, terutama CIA,” ujar Sukmawati, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Senin (30/10).

Arsip yang baru dirilis itu membeberkan keterlibatan AS di sejumlah negara di era Perang Dingin.

Wakil Direktur CIA di masa itu, Richard Biselli, bersaksi bahwa ada pembahasan di dalam tubuh CIA soal ‘kemungkinan upaya pembunuhan Presiden Indonesia Soekarno’.

Rencana ini sudah sampai pada tahap identifikasi kandidat yang dinilai bisa direkrut untuk membunuh Soekarno.

Bissel mengaku rencana pembunuhan itu ‘tidak pernah sampai pada titik yang memungkinkan untuk melakukan eksekusi’.

Bissel juga menegaskan CIA tidak ada kaitannya dengan kematian Soekarno pada 1970 ketika preisden pertama Indonesia itu dalam tahanan rumah.

Sukmawati mengklaim CIA bertanggung jawab atas kerusuhan, pemberontakan, dan kudeta di Asia, Afrika, Amerika Latin karena AS menentang organisasi Negara Gerakan Non-Blok yang didirikan Soekarno.

“Soekarno diperingatkan oleh rekan-rekannya sebelum mendirikan Gerakan Non-Blok: ‘Hati-hati, AS akan melancarkan kudeta kepada pemimpin negara yang tidak pro-AS,” kata Sukmawati.

Profesor Sejarah Asia dari Universitas Nasional Australia Robert Cribb mengatakan dokumen AS ini melebihi dugaan para sejarawan soal apa yang telah terjadi selama ini di masa itu.

“Yang kita lihat ini adalah sedikit bukti lain tentang CIA yang punya rencana pembunuhan. Memang tak ada bukti pasti tentang rencana eksekusi tapi ada pembahasan serius tentang pembunuhan,” kata Cribb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here