Go-Jek memperluas jangkauan akses asuransi terjangkau bagi seluruh mitra driver yang tersebar di 50 kota

0
91

Go-Jek memperluas jangkauan akses asuransi terjangkau bagi seluruh mitra driver yang tersebar di 50 kota seluruh Indonesia. Melalui Program SWADAYA, startup berlabel unicorn ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para mitranya sekaligus dengan keluarga yang mereka miliki.

Program tersebut memiliki 5 manfaat, yaitu akses terhadap layanan jasa keuangan (asuransi dan perbankan), cicilan otomatis yang terjangkau, diskon untuk kebutuhan sehari-hari, akses terhadap kesempatan bisnis untuk meningkatkan pendapatan keluarga, serta pelatihan berkendara. Di antara kelimanya, akses layanan jasa keuangan menjadi salah satu fokus Go-Jek saat ini.

“Para pekerja sektor informal seperti mitra kami sering dianggap tidak bankable sehingga mengalami kesulitan saat mengakses produk layanan jasa keuangan seperti asuransi,” ujar Monica Oudang, Chief of Human Resource Officer GO-JEK, ketika dijumpai dalam pertemuan terbatas dengan rekan media.

Ia menambahkan, melalui layanan akses asuransi ini, para driver bisa mendapatkan asuransi kendaraan bermotor dan kesehatan sekaligus. Untuk mewujudkannya, Go-Jek bekerja sama dengan Pasar Polis untuk asuransi kendaraan bermotor, sedangkan untuk asuransi kesehatan bekerja sama dengan Allianz.

Paket asuransi dibuat berdasarkan survei para driver terhadap apa yang mereka butuhkan. “Program SWADAYA sudah disiapkan sekaligus diterapkan cukup lama di Jabodetabek, karena kami ingin ketika di-roll out ke daerah semua berjalan dengan lancar, soalnya kami concern dari sisi support di daerah,” ujar Ardelia Apti, Head of SWADAYA Program.

“Kami melihat asuransi menjadi prioritas utama bagi driver. Sampai saat ini, sekitar 25% dari seluruh driver sudah pakai asuransi ini. Jumlah itu lumayan besar karena itu masih di Jabodetabek, makanya kami ingin roll out ke daerah” katanya menambahkan.

Agar memudahkan driver, proses pendaftaran, klaim, hingga keluhan pun dapat melalui aplikasi dan website. Untuk Asuransi GO-Proteksi bagi motor, sudah dapat diakses melalui aplikasi khusus driver Go-Jek sejak September lalu. Sedangkan Asuransi Kesehatan akan tersedia di aplikasi tersebut bulan depan, jadi untuk saat ini prosesnya masih manual.

Untuk Asuransi GO-Proteksi bagi mobil, seluruh proses dilakukan melalui landing page khusus dari situs resmi milik Pasar Polis. Hal ini disebabkan pengurusan asuransi mobil lebih rumit dibanding motor.

“Untuk detil asuransi mobil lebih rumit, tergantung usia mobil, jarak tempuh, dan model. Ratenya bisa beda-beda. Kami masih belum bisa build ke aplikasi, perlu simulasi sistem karena lebih kompleks,” ucap Ardelia Apti.

“Meskipun begitu, penggunaan website tersebut sudah user friendly karena kelengkapan informasi dan mudah digunakan karena dia modelnya microsite,” ujarnya menambahkan.

Selain memberikan akses asuransi terjangkau, Go-Jek juga meluncurkan program akses layanan perbankan berupa tabungan haji serta umroh lewat kerja sama dengan Bank Permata (untuk tabungan haji) dan BNI (untuk tabungan umroh).

“Sampai saat ini, sekitar 300-500 driver di Jabodetabek sudah menjadi pendaftar. Kami pun berencana untuk memperluas layanan ini secara serentak di 50 kota pada akhir tahun ini,” pungkas Ardelia Apti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here