Jokowi Memahami Keluhan Sopir Ojek Daring Yang Keberatan Dengan Tarif Murah Dari Penyedia Aplikasi

0
53

Presiden Joko Widodo memahami keluhan sopir ojek daring yang keberatan dengan tarif murah dari penyedia aplikasi. Dia menilai plafon harga harus ditentukan.

“Menurut saya, memang harus ada patokan harga bawah, harga atas,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 27 MAret 2018.

Namun, hal ini masih sekadar pendapat pribadi Jokowi. Dia menjaleskan masalah ini masih harus dibahas oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Presiden mengaku sudah memerintahkan kedua menteri untuk memanggil perusahaan pengembang. Para sopir ojek juga akan dimintai pandangan dalam merumuskan solusi masalah ini. “Intinya dicari jalan tengah agar tidak merugikan,” jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dalam pertemuan dengan Jokowi, sopir ojek daring mengeluhkan masalah tarif. Harga yang dipatok perusahaan penyedia aplikasi dianggap terlalu kecil.

“Tarifnya kemurahan, sekarang itu Rp1.600 per km jadi 6 km itu baru dapat Rp10.000 jadi mereka merasa kurang,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai pertemuan di Istana Merdeka.

Menurut dia, sopir mengusulkan tarif dinaikan menjadi Rp2.500 per km. Masalah itu pun akan ditindaklanjuti pemerintah. “Tadi pengemudi ojek online sudah diterima dan rencananya akan melakukan mediasi besok jam 16,” ungkap Budi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here