Pelatih Luis Milla Mengakui Kyrgyzstan Adalah Lawan Yang Sangat Kuat

0
27

Timnas Indonesia gagal menjuarai Aceh World Solidarity Cup usai kalah 0-1. Pelatih Luis Milla mengakui Kyrgyzstan adalah lawan yang sangat kuat.

Bermain di Stadion Harapan Bangsa, Rabu (6/12/2017) sore WIB, Indonesia langsung menggempur pertahanan Kyrgyzstan sejak menit pertama. Namun, penetrasi Ilham Udin Armayn gagal membuahkan hasil setelah bola sodorannya gagal dilanjutkan rekan satu tim.

Gol kemenangan Kyrgyzstan tercipta di menit ke-21. Saat Saliev Askarbek meneruskan sebuah umpan silang dari sisi kiri.

Milla turut menyoroti beberapa peluang Indonesia yang gagal menghasilkan gol. Terlepas dari kelebihan Kyrgyzstan yang memiliki keunggulan postur.

“Pada malam ini kita bisa tarik konklusi di mana (lawan) sangat kuat dan pada kondisi seperti ini kita harus mencari solusi lebih tepat dan tidak banyak mengalami tekanan,” kata Luis Milla dalam konferensi pers usai pertandingan, Rabu (6/12/2017).

“Kita lihat Kyrgyzstan sangat kompetitif mereka punya pemain yang sangat kuat di arena, tinggi besar,” jelas Milla.

“Tadi ada beberapa momen kita menyerang mereka tapi tidak terjadi gol,” ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here