Sepanjang 2017, RSDP Serang Rawat 39 Suspect Difteri

0
226

Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara Serang masih merawat 4 pasiensuspect difteri di ruang isolasi. Sepanjang 2017, rumah sakit rujukan 5 kabupaten dan kota di Banten ini bahkan total menangani 39 pasiensuspect difteri.

“Jadi untuk kasus difteri, sampai saat ini rujukansuspect, diduga, nah itu 39 orang,” kata Direktur RSDP Serang dr Agus Gusmara kepada wartawan di Kota Serang, Banten, Selasa (26/12/2017).Menurutnya, pihak rumah sakit baru menyatakan pasien dinyatakan positif difteri setelah ada uji laboratorium dari pihak Kementerian KesehatanDari jumlah tersebut, lanjut Agus, rumah sakit sudah memulangkan 2 pasien positif difteri asal Kragilan, Kabupaten Serang, dan Lebak. Sedangkan 4 meninggal dari Lebak, Tangerang, Padarincang, di Kabupaten Serang dan daerah Unyur, Kota Serang.

Sejak awal tahun, menurutnya, pihak rumah sakit sudah kedatangan pasien suspect difteri karena RSDP juga menyediakan ruang isolasi pasien wabah tersebut. Per hari ini, Agus mengatakan ada 4 pasien suspect difteri yang masih berada di ruang isolasi.

“Kapasitas 4, sudah penuh lagi. Hasilnya (laboratorium) yang 4 ini belum ada dari Litbangkes. Kalau negatif dipindahin ke ruang biasa,” katanyaSebelumnya, pada Minggu (24/12), seorang mahasiswa UIN Jakarta, Aufatul Khuzzah (19) asal Tanara, Kabupaten Serang, meninggal karena suspect difteri di RSDP Serang. Ia sempat dirawat di ruang isolasi mulai 9 sampai 23 Desember.

Wabah akibat bakteri Corynebbacterium diptheriae ini telah menyebabkan 142 laporansuspect difteri di seluruh Banten. Gubernur Banten Wahidin Halim sudah menyatakan daerahnya mengalami kejadian luar bisa (KLB) difteri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here