Terdapat 9 Bintang Paling Terang di Jagat Raya

0
87

Sebagaimana Kita ketahui bahwa Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Penampakannya akan bisa Kita lihat saat malam hari pada cuaca cerah.

Hasil sensus atau pencacahan terbaru dari alam semesta yang dipublikasikan mengungkap jumlah galaksinya meningkat sepuluh kali lipat dari cacah galaksi sebelumnya yakni 200 miliar galaksi. Dalam 1 galaksi terdapat milyaran bintang, jadi bisa Kita perkirakan sendiri berapa jumlah bintang di jagat raya ini.

Dari sekian banyak bintang di Jagat raya, kali ini serupedia akan mengulas tentang 9 Bintang Paling Terang di Jagat Raya.

1. Achernar

Achernar, merupakan bintang tercerah di rasi Eridanus dan bintang tercerah kedelapan di langit. Bintang ini terletak di ujung selatan rasi ini.

Achernar merupakan bintang yang cemerlang, berwarna biru tipe B yang terletak pada jarak 144 tahun cahaya dari Bumi. Meskipun digolong sebagai bintang katai, bintang ini memiliki kecemerlangan 3,000 kali Matahari.

Sampai bulan Maret 2000, Achernar dan Fomalhaut merupakan bintang magnitudo tingkat pertama yang cukup terpencil. Antares, di rasi Scorpius, merupakan bintang magnitudo tingkat pertama yang paling terpencil.

2. Procyon

Procyon atau yang lebih dikenal Alpha Canis Minoris adalah bintang paling terang di rasi Canis Minor. Dengan mata telanjang tampak sebagai bintang tunggal dengan magnitudo tampak 0,34.

Procyon sebenarnya adalah sebuah sistem bintang ganda yang terdiri dari sebuah bintang deret utama dengan kelas spektrum F5 IV-V, dinamai Procyon A, dan sebuah katai putih dengan kelas spektrum DA yang dinamai Procyon B.

Pada jarak 3,5 parsec atau 11,41 tahun cahaya, Procyon menjadi salah satu bintang tetangga Matahari. Tetangga terdekat Procyon adalah Bintang Luyten, pada jarak 0,34 pc atau 1,11 tahun cahaya.

3. Rigel

Rigel adalah bintang paling terang di rasi Orion dan bintang paling terang keenam di langit malam, dengan magnitudo visual 0.18. Meskipun memiliki penamaan Bayer “beta”, Rigel hampir selalu lebih terang daripada Alpha Orionis (Betelgeuse).

Rigel juga sangat terang, cahayanya 40.000 kali lebih terang dari Matahari. Jika Rigel menggantikan posisi Matahari sebagai pusat Tata Surya, Bumi harus berada 200 kali lebih jauh dari posisi saat ini, atau sekitar 5 kali lebih jauh dari jarak Matahari-Pluto, untuk dapat menjadi planet laik huni seperti saat ini.

Menghitung semua radiasi (tidak hanya cahaya tampak, tapi inframerah, ultraviolet dan sebagainya), radiasi dari Rigel 66.000 kali lebih kuat dari radiasi Matahari. Dengan energi yang sangat besar tersebut, Anda mungkin akan terkejut saat tahu bahwa Rigel hanya memiliki massa 17 kali massa Matahari, dan 70 kali lebih lebar diameternya dari Matahari.

4. Capella

Capella adalah bintang yang paling terang di rasi Auriga, tercerah keenam di langit malam dan tercerah ketiga in di langit utara setelah Arcturus dan Vega. Meskipun terlihat sebagai satu bintang, sebenarnya bintang ini terdiri dari dua bintang ganda.

Pasangan pertama merupakan bintang raksasa tipe G (type-G giant stars), keduanya memiliki radius 10 kali dari Matahari. Kedua bintang ini mendekati tahapan pendinginan dan akan mendekati tahapan sebagai bintang raksasa merah.

Pasangan kedua terpisah sekitar 10,000 AU dari pasangan pertama dan merupakan pasangan bintang katai merah[10] Bintang ini berjarak cukup dekat dengan Bumi, yaitu 42 tahun cahaya.

5. Vega

Vega adalah bintang paling terang di rasi Lyra, bintang paling terang ke lima di langit malam, bintang paling terang kedua di belahan langit utara setelah Arcturus, dan merupakan “bintang tetangga” Matahari pada jarak 25,3 tahun cahaya.

Vega memiliki kelas spektrum A0V, dan dengan demikian merupakan bintang deret utama yang sedang melangsungkan pembakaran hidrogen menjadi helium di intinya. Sebagai bintang kelas A0V, Vega hanya akan bersinar satu miliar tahun saja, sepersepuluh dari kala hidup Matahari. Umur Vega saat ini diperkirakan antara 200 dan 500 juta tahun. Vega dua kali lebih masif daripada Matahari dan memancarkan energi 50 kali lebih banyak. Vega juga merupakan bintang yang berotasi sangat cepat.

Karena efek presesi pada rotasi Bumi, pada sekitar tahun 14.000, Vega akan menjadi Bintang Utara.

Telah lama, Vega dijadikan sebagai bintang standar dalam kalibrasi fotometri absolut oleh para astronom. Magnitudo tampak Vega didefinisikan sebagai nol untuk semua panjang gelombang.

6. Arcturus

Arcturus atau bintang Biduk adalah bintang paling terang di rasi Boötes, dan bintang paling terang ketiga di langit malam, dengan magnitudo tampak −0.05, setelah Sirius dan Canopus. Tetapi jika sistem bintang Alpha Centauri dianggap sebagai satu objek, maka predikat tersebut harus diberikan kepada Alpha Centauri.

Sistem bintang Alpha Centauri terdiri dari dua bintang terang yang sangat berdekatan sehingga tidak dapat dipisahkan oleh mata, dan dengan demikian akan tampak lebih terang dibandingkan Arcturus. Arcturus juga merupakan bintang paling terang di belahan langit utara.

Mengingat letaknya yang tidak terlalu jauh dari ekuator langit, Arcturus hampir dapat dilihat oleh semua orang di permukaan Bumi, kecuali bagi mereka yang tinggal di atas lintang 70,818° selatan. Petampakan terbaiknya adalah sekitar bulan April, di saat bintang ini mencapai meridian pada tengah malam.

7. Alfa Centauri

Alpha Centauri atau dikenal juga sebagai Rigil Kentaurus, Rigil Kent, atau Toliman) adalah bintang paling cerah dalam rasi Centaurus. Walaupun tampak seperti satu titik dilihat dengan mata telanjang, bintang ini sebenarnya adalah sistem tiga bintang.

Alpha Centauri adalah sistem bintang terdekat dari tata surya kita, dengan jarak 4,2 sampai 4,4 tahun cahaya. Karena itu banyak cerita fiksi ilmiah membayangkan suatu hari manusia akan pergi ke sana.

Dengan magnitudo gabungan -0,27, Alpha Centauri tampak sebagai bintang tunggal di langit malam jika dilihat dengan mata tanpa bantuan alat, paling cerah ketiga, kalah terang dari Sirius dan Canopus.

Dengan deklinasi -60°50′, Alpha Centauri dapat dilihat oleh sebagian besar yang berdiam di belahan bumi selatan. Bagi yang tinggal di lintang yang lebih tinggi dari 29°10’ selatan, Alpha Centauri akan menjadi bintang sirkumpolar. Petampakan terbaiknya adalah pada akhir bulan April atau awal Mei, saat ia berada di sekitar meridian pada tengah malam. Bersama dengan Beta Centauri, Alpha Centauri menjadi ’’pointer ke arah Crux’’. Dengan pointer ini orang dapat membedakannya dari crux palsu.

8. Canopus

Canopus adalah bintang paling terang di rasi Carina, dan merupakan bintang paling terang kedua di langit malam, setelah Sirius, dengan magnitudo tampak −0.72.

Petampakan terbaik Canopus adalah pada 28/29 Desember, yaitu saat berada di meridian pada tengah malam. Pada saat itu, orang yang tinggal di sekitar khatulistiwa dapat melihat Canopus pada ketinggian sekitar 37° di atas horizon selatan.

Bagi yang berada di hemisfer selatan, dimungkinkan untuk dapat melihat dua bintang paling terang, Sirius dan Canopus dalam satu malam. Jika Sirius dapat terlihat di sekitar zenith, dipastikan dapat melihat Canopus di sebelah selatannya. Bagi yang tinggal di lintang yang lebih tinggi dari 37°18’15” LS, Canopus akan menjadi bintang sirkumpolar, yaitu bintang yang tidak pernah tenggelam.

9. Sirius

Sirius adalah bintang paling terang di langit malam, dengan magnitudo tampak −1.47. Bintang ini terletak di rasi Canis Major dan merupakan sistem bintang ganda dengan komponen primer bintang deret utama kelas A dan komponen sekunder sebuah katai putih.

Sirius dapat dilihat hampir di semua tempat di permukaan Bumi kecuali oleh orang-orang yang tinggal pada lintang di atas 73,284° utara. Saat terbaik untuk dapat melihat bintang ini adalah sekitar tanggal 1 Januari, di mana dia mencapai meridian pada tengah malam.

Pada kondisi yang sesuai, Sirius dapat dilihat dengan mata telanjang saat Matahari masih berada di atas horison. Ketika berada di atas kepala, bintang ini dapat dilihat pada kondisi cuaca sangat bersih, asalkan pengamat berada di tempat yang tinggi, dan posisi Matahari cukup rendah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here