Tips Untuk Shopaholic, Ada Jatah Uang Yang Disarankan Untu Beli Buju

0
30

Demi tampil selalu up to date, tak sedikit orang mengeluarkan banyak uang untuk busana. Apalagi untuk mereka yang tidak pakai seragam ke tempat kerja. Uang pun harus disisihkan untuk membeli baju kerja yang kadang harganya tidak murah. Meski penampilan penting untuk perkembangan karier, tetap saja jangan terlalu boros dalam berbelanja. Menurut pakar, ada jatah uang yang disarankan untuk beli busana.

Perencana keuangan tidak melarang para profesional untuk beli busana baru bahkan setiap bulan. Tapi tentu nominalnya jangan sampai berlebihan. Selain boros dan bikin tipis tabungan, terlalu banyak busana hanya akan membuat lemari kepenuhan. Pakar finansial Pete Dunn menganjurkan untuk menggunakan 5% penghasilan bulanan setelah pajak untuk belanja baju kerja.

Contohnya jika Anda membawa pulang Rp 3 juta setiap bulan setelah pajak, berarti Anda hanya boleh menghabiskan sekitar Rp 150 ribu untuk busana. Setiap orang memang memiliki situasi keuangan dan kebutuhan yang berbeda. Namun batas 5% dianggap paling sesuai agar keinginan belanja tidak mengganggu kebutuhan lainnya.

Uang Rp 150 ribu mungkin terlalu sedikit untuk dibelikan satu busana, apalagi jika Anda mencari yang bahan dan desainnya berkualitas. Anda pun bisa menyiasatinya dengan tidak beli baju baru setiap bulan. Misalnya dengan mengumpulkan jatah beli busana untuk tiga bulan, agar bisa membeli kemeja bagus seharga Rp 450 ribu.

Jatah uang belanja baju ini pun ada pengeculian. Jika Anda baru bekerja dan sedang membangun koleksi busana kerja dari awal, jatahnya bisa dinaikkan. Menurut penulis keuangan pribadi Lauren Bowling, Anda bisa menggunakan 7% penghasilan.

Wanita sering tergoda untuk menghabiskan banyak uang demi penampilan. Disarankan untuk tetap melihat keadaan finansial meski baju kerja yang ingin dibeli adalah investasi. Agar tidak kebablasan, hindari menggunakan kartu kredit.

“Aku bilang kamu seharusnya jangan pernah berhutang hanya untuk beberapa baju baru. Jangan membayarnya dengan kartu kredit dan mengetahui harganya nanti,” ungkap Kat Griffin, founder blog wanita karier Corporette kepada Business Insider. (ami/ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here