Yamaha NMAX Ini Sudah Ditawar Rp 100 juta

0
75

Harga Yamaha NMAX yang ada di kisaran Rp 30 jutaan tak berlaku untuk NMAX milik Muhammad Arsyad ini. Modifikator Fardhan Motorsport yang ada di Makassar ini menaikkan nilai skutik bongsor itu jadi berlipat, bahkan sudah ditawar Rp 100 juta!

Nilai yang melonjak hebat itu berkat berbagai ubahan yang dilakukan Arsyad pada sekujur bodi. Konsep modifikasi kosmetik glamor dipilih, dan biaya paling mahal adalah dari penggantian komponen bodi yang terbuat dari karbon kevlar.

Buat mengganti bodinya saja, butuh biaya Rp 30 jutaan. Paketan bodi dipesan dari Jakarta, dan Arysad menjamin keasliannya. ”Bisa dilihat dari teksturnya, corak seratnya, dan boleh dites kekuatannya,” ucapnya menjawap pertanyaan KompasOtomotif, Sabtu (6/1/2017), di Makassar.

Tak cuma karbon kevlar, beberapa bagian bodi dilabur warna krom merah. Makin mahal karena proses melapis krom dilakukan pada bodi plastik yang dikenal tak gampang melakukannya.

Warna candy red dengan metoda hydrochrome tak seperti proses kromisasi biasa. Metoda krom ini juga dipakai di motor sport supermahal seperti Kawasaki H2.

Mungkin konsep inilah yang menarik perhatian juri lokal semifinal CustoMAXI Yamaha di Makassar, dan memenangkan motor berjuluk ”Juku Eja” ini menjadi pemenang di kategori NMAX.

Juku Eja
Ya, Juku Eja yang merupakan sebutan untuk tim PSM Makassar diangkat Arsyad menjadi nama motornya, karena memang inspirasinya dari tim legendaris sepakbola nasional itu. Dia memang mengaku sebagai pendukung setia.

Warna merah adalah warna kebesaran PSM Makassar, dan diterapkan tak hanya pad bodi, tapi berbagai aksesori yang terpasang. Mulai dari setang yang diganti dengan modle jepit NUI dan master rem KTC.

Buat penambah gaya, windshield diganti dengan produk Geba dengan warna yang selaras. Agar tidak didominasi merah krom, panel bodi dilapis dengan karbon kevlar asli seperti sepatbor depan-belakang, shield samping, dek, dan panel bodi samping.

Lampu-lampu dan Part Mahal
Hiasanmenarik lainnya adalah pemilihan lampu-lampu. Di depan headlight diganti dengan LED bar, proyektor, dan penambahan lampu kabut yang biayanya mencapai Rp 10 juta. Lampu belakang juga tak lepas dari oprekan tangan kreatif Arsyad.

Bagian ini diganti dengan LED dengan setelan seperti lampu berjalan. Saat menyala, lampu menampilkan berbagai tulisan. Pun demikian saat belok, lampu sein seperti berjalan membentuk anak panah ke arah yang dituju.

Bagian lain juga diganti total. Penggunaan pelek Power palang 20 juga berwarna anodized red, dengan ukuran 3 inci depan dan 3,5 inci di belakang, lalu dibalut ban Bridgestone Battlax SC.

Suspensi depan diganti tipe upside down NUI dengan rem yang di-upgrade dengan kaliper RCB yang menjepit cakram floating KTC. Suspensi Ohlins tabung yang dikenal suspensi termahal untuk NMAX dipasang. Suspensi ini di pasaran berbanderol Rp 7 jutaan.

Knalpot dipilih merek papan atas, Remus RSC Carbon seharga hampir Rp 6 juta. ”Hanya ada empat knalpot Remus ini di Makassar, termasuk punya saya,” kata Arsyad bangga.

Arsyad pun blak-blakan soal boaya. Total uang yang sudah dikeluarkan hingga motornya jadi seperti ini mencapai Rp 80 jutaan. Dia pun mengaku, sudah ada dua penawar yang ingin memiliki motornya. Salah satu menawar Rp 90 juta, dan satunya lagi Rp 100 juta.

Saat KompasOtomotif berusaha mengklaim bahwa motornya bakal jadi yang termahal di dunia, Arsyad pun tak menjawab. Dia pun cukup membalasnya dengan tertawa.

Data Modifikasi:
Body : Chrome candy red + Carbon kevlar
Suspensi depan : Upside down NUI
Suspensi belakang : Ohlins
Pelek : Power P20
Ban : Bridgestone Battlax SC
Rem : Master rem & piringan KTC, kaliper RCB
Headlamp : Custom projector, LED & tail light Nasert BEET
Knalpot : Remus RSC Carbon

Sumber: KompasOtomotif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here