Polisi Gagal Edarkan Ribuan Pil Happy Five Menjelang Malam Tahun Baru

0
57

Surabaya – Ribuan butir pil Happy Five dan Sabu gagal beredar di Kota Besar Surabaya, yang rencanaya pil itu akan diedarkan di malam pergantian tahun di beberapa tempat hiburan.

Bukan hanya pil Hapy Five, mereka juga menyediakan Narkotika jenis sabu juga dalam rangka persediaan malam tahun baru.

Ungkap kasus ini berawal dari adanya pemuda yakni FM (23) warga Simpang Borobudur Malang yang membawa pil Happy Five ke Surabaya dan ditangkap unit idik 3 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Jum’at (20/12/2019).

Sebelum melakukan penangkapan terhadap FM, polisi lebih dulu meringkus tiga kurir sabu.

Tiga kurir itu adalah, BT (25) warga Babadan Wiyung dan dua anak buahnya yakni YS (26)warga Kandangan Surabaya serta MK (23) warga Babadan Wiyung.

Diketahui, FM saat itu hendak mengambil paket pil Happy Five dari Surabaya untuk dibawa ke Malang atas perintah seorang bandar dari Surabaya yang terkordinir dari Lapas Madiun.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, FM diringkus saat berada dalam lift sebuah hotel di Surabaya.Saat itu dia membawa satu kotak handpone lengkap dengan segelnya namun setelah dibuka berisi 15 plastik klip berisi masing-masing 100 butir pil.

“Rencananya memang untuk persediaan tahun baru. Totalnya ada 1500 butir dan daerah edarnya meliputi Surabaya, Malang hingga Bali,” sebut Sandi, Selasa (31/12/2019).

Dari temuan ini, polisi kemudian melakukan pengembangan di kamar kos tersangka FM, dan kembali menemukan satu poket sabu dan pipet kaca berisi sisa sabu.

“Ketika ditanya, pengakuannya dirinya diperintah seorang bandar berinisial AZ warga Surabaya Jaringan Lapas Madiun yang kini masih DPO,” tambah Sandi.

Sementara, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengungkapkan, sangat mengapresiasi anggotanya yang terus memberantas peredaran narkotika di Surabaya jelang akhir tahun.

“Dari ketiga kurir itu, kami mendaoat barang bukti berupa enam paket sabu dengan berat total 116,42 gram dan satu poket seberat 57,87 gram,” jelas Memo Ardian.

“BT ini yang berkomunikasi dengan AS (DPO) bandar atasnya dia hanya ambil ranjau sesuai dengan perintah AS. Selanjutnya ia menyuruh YS dan MK untuk meranjau barang terdebut sesuai perintah AS,” tambah Memo.

Kasat juga memastikan jika jaringan yang berhasil ditangkap ini merupakan jaringan yang juga dibekuk oleh BNNP Jatim dengan barang bukti 8 kilogram sabu.

Baca juga: berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: kabarjawatimur.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here