Remas Payudara 5 Cewek di Halte, Terakhir Dikejar-kejar Pacar Korban

0
27

Surabaya – SS (28), tersangka kasus pencabulan ternyata sudah menyasar lima wanita saat masih mangkal di halte bus Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jawa Timur.

Saat menjalankan aksinya, SS kerap meremas payudara para korban di halte tersebut.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menyebut aksi cabul itu dilakukan SS selama dua hari.

“Jadi pertama Kamis, dua kali dua korban di tempat yang sama. Jumatnya 3 kali dan yang korban ketiga di hari Jumat itu yang lapor. Jadi ada 5 korban,” sebut Ruth, Jumat (10/1/2020).

Sementara dari pengakuan pelaku, ia mencoba menyalurkan nafsunya kepada orang-orang yang tengah berada di halte bus saat malam hari.

“Sekitar jam 7 malam saya berada di halte bus itu iseng ngelihat ada cewek yang sendirian. Saya langsung melakukannya (memegang payudara perempuan) sebanyak dua kali di hari Kamis,” ucap SS sembari menutupi wajahnya.

Setelah berhasil melakukannya, SS semakin berani untuk mengulanginya di lokasi yang sama. Keesokan harinya di hari Jumat, melakukannya kepada 3 orang korban lainnya.

“Hari kedua itu saya kembali melakukannya, ada tiga orang yang saya pegang (payudaranya). Korban yang terakhir itu yang teriak, dia sendirian waktu saya melakukannya, tiba-tiba pacarnya datang dia teriak saya dikejar,” katanya.

Ia menambahkan, saat melakukan hal tersebut yang terbesit dipikirannya hanya ingin memuaskan nafsunya tanpa memikirkan korban akan berteriak.

“Enggak, pokoknya pengin aja, saya belum punya pacar juga, belum pernah berhubungan badan,” ujarnya.

Korban yang berteriak dan melaporkan tindakan cabulnya itu akhirnya mengantarkan SS ke penjara.

Ia diamankan oleh petugas Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya untuk kemudian di bawa ke Polrestabes Surabaya. SS juga merupakan residivis di Madiun dengan kasus togel.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: jatim.suara.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here