Tips Menikmati Seks

0
140

Vaginismus adalah kondisi lubang vagina yang menutup karena otot-otot di sekitarnya vagina menegang atau mengencang setiap kali area tersebut dirangsang. Kondisi ini membuat wanita sering kali merasa tidak nyaman dan sakit saat berhubungan seks. Bila Anda mengalami vaginismus, Anda bisa mencoba sejumlah tips berhubungan seks berikut ini agar tetap nyaman di atas ranjang.

Tips aman berhubungan seks meski punya vaginismus

Wanita dengan vaginismus masih tetap bisa menikmati seks. Namun, memang perlu usaha lebih supaya seks bersama pasangan tetap nyaman dan menggairahkan.

Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa dicoba agar seks bersama pasangan terasa lebih nikmat dan nyaman meski punya vaginismus.

1. Mulai pelan-pelan

Luangkan waktu untuk mengeksplorasi tubuh Anda sendiri, terutama di bagian vagina. Namun, pastikan Anda rileks dan tenang ketika melakukannya.

Pertama-tama, sentuh area luar genital dengan perlahan dan mulailah rasakan sensasinya. Setelah Anda merasa nyaman dan tubuh Anda baik-baik saja dengan rangsangan tersebut, coba masukan jari Anda perlahan ke dalam vagina.

Bila percobaan berhasil, coba berikan rangsangan vagina lebih intens lagi. Misalnya dengan mencoba memasukkan jari ke vagina lebih dalam. Anda mungkin butuh lebih dari satu kali percobaan supaya merasa benar-benar nyaman dengan rangsangan tersebut.

Setelah percobaan merangsang vagina sendiri berhasil, kini saatnya mencoba melakukannya berdua dengan pasangan. Mintalah pasangan menyentuh alat kelamin Anda dengan lembut dan perlahan.

Sekali lagi, percobaan ini mungkin akan memakan waktu sampai Anda benar-benar merasa nyaman. Jangan sungkan untuk bilang ke pasangan bahwa Anda tidak nyaman dan merasa harus berhenti.

2. Beri rangsangan di bagian tubuh lainnya

Penting untuk dipahami bahwa wanita dengan vaginismus sebenarnya memiliki dorongan seksual yang sama dengan wanita normal lainnya. Mereka memiliki keinginan untuk berhubungan seksual dengan pasangan.

Hanya saja, mereka tidak bisa mengendalikan respon tubuhnya sendiri ketika area vaginanya mendapatkan rangsangan saat penetrasi atau sekadar disentuh. Itu sebabnya, jangan hanya fokus ke satu bagian vagina saja.

Ingat! Seks tak melulu soal penetrasi. Anda dan pasangan bisa saling memberi rangsangan di bagian tubuh lainnya selain vagina.

Mulailah dengan berpelukan atau berciuman. Lalu, biarkan pasangan memulai menyentuh bagian tubuh Anda. Minta pasangan untuk jangan buru-buru dan jangan juga terlalu kasar ketika menyentuh bagian tubuh Anda. Sembari pasangan menjelajah tubuh Anda, gerakan tangan Anda ke area sensitif tubuhnya untuk semakin membuatnya panas.

Bisikkan kalimat romantis dan tatap mata pasangan Anda dengan dalam-dalam. Tatapan ini akan meningkatkan keintiman dan rasa nyaman Anda dan pasangan.

3. Lakukan oral seks

Salah satu cara memanjakan suami adalah dengan memberinya oral seks. Oral seks juga bisa jadi salah satu tips menikmati seks yang aman meski Anda punya vaginismus.

Sebelum memulai sesi panas ini, buatlah keadaan yang nyaman dan bangun suasana hati yang baik bagi pasangan. Ingat, lidah Anda akan berperan ketika bermain oral seks. Jadi, minta pasangan Anda untuk bersih-bersih terlebih dahulu.

Tanyakan posisi apa yang membuat pasangan merasa rileks. Anda bisa mencoba posisi berlutut, bersandar setengah duduk, dan lain sebagainya. Ketika melakukannya, pandanglah pasangan Anda dengan tatapan menggoda. Selipkan kata-kata nakal nan romantis di telinganya supaya ia semakin bergairah.

Jangan ragu untuk konsultasi ke dokter

Belum banyak orang yang tahu tentang penyakit vaginismus. Padahal, gangguan satu ini tidak boleh disepelekan. Vaginismus bisa saja memicu konflik dalam rumah tangga Anda dan pasangan.

Kabar baiknya, dengan pendekatan dan terapi yang tepat, kondisi ini bisa diobati. Itu sebabnya, bila berbagai cara yang sudah disebutkan tidak juga membantu, jangan ragu untuk mencari pertolongan medis.

Anda bisa berkonsultasi ke psikolog, konselor pernikahan, hingga dokter spesialis kandungan yang sudah pengalaman menangani pasien dengan vaginismus.

Mintalah pasangan untuk menemani Anda setiap kali melakukan sesi konsultasi dengan dokter. Dukungan dari pasangan berpengaruh besar terhadap keberhasilan pengobatan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here