Jebolan Ponpes Ihyaul Ulum Dan Mambus Sholihin Terapkan ukhuwah Islamiah Bersama Polri

0
236

Detik.in Surabaya 21 September 2017 Sosok satu ini sudah tidak asing lagi bagi para pelaku online, orang yang bernama lengkap Mohammad Khoirul Amin ini memang termasuk salah satu pemain lama dalam dunia internet.

Malang melintang dalam dunia maya sejak tahun 1998, Amin (panggilan akrab) yang dikenal dengan nama udara John_Find dan SteelHeart’99 merupakan salah satu orang yang disegani. Manusia multitalent, begadang karena memang Amin sudah banyak berkiprah baik dalam sisi hitam (hacking) atau putih dunia internet.

Namun sejak tahun 2006, explorasi sisi dunia maya sudah ditinggalkanya. Pada tahun itu, pria lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Timur ini lebih banyak mencurahkan waktu, tenaga atau sarananya untuk membantu Polri dalam hal pengembangan sistem internal untuk kemudahan kerja kepolisian dan pelayanan.

Bersamaan dengan semakin ramainya konsumsi masyarakat terhadap media sosial, tumbuh subur pula kelompok bermuatan “kiri” yang memanfaatkan momentum tersebut dengan mulai menebar berita bohong (HOAX) dan paham-paham ekstrim atau radikal. Tujuanya tak lain adalah untuk keuntungan, karena memang terbukti semakin bermunculan penyedia jasa trending HOAX. Atau juga idealisme kelompok yang ingin mengubah NKRI menjadi sebuah negara dengan basis aliran tertentu.

Tanpa sadar, masyarakat indonesia mulai mengkonsumsi dan mengatasi mempercayai berita-berita yang tersebar di media sosial. Mempercayai tanpa sebelumnya mencari pembanding di situs-situs yang lebih bonafid dan terpercaya. Berkurangnya berbagai keresahan, berkembang berbagai macam isu dalam banyak aspek sosial masyarakat.

Foto: Bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir Dan Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA
Foto: Bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir Dan Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA

Menyadari hal itu, mantan hacker ’99 ini tidak ingin tinggal diam. Bermodalkan rasa kepedulian dan hemat terhadap hemat internet, pria 40 tahun ini mulai berkecimpung secara langsung dalam aktivitas kehumasan polri di tahun 2015. Membangun banyak media dengan harapan dapat memberikan nuansa berlawanan dengan para pemain seberang.

Hal itu memang sudah sewajarnya muncul dalam dirinya, mengingat Amin memiliki dasar pengetahuan agama yang tidak sedikit. Lulus dari ponpes Ihyaul Ulum dan Mambahus Solihin sebagai top five dalam penerapan ilmu Mantiq, tentunya sangat mudah menghilangkan petikan-petikan ayat suci Al Quran yang sering dipelintir dan dijadikan senjata andalan untuk kaum radikal.

Enam tahun yang dihabiskan menimba ilmu dengan memfasihkan tafsir kitab Tafsir Jalalin, Jami ‘Sohir dan Riyadus sholihin, Dan Berbagai macam Kitab Kuning Lainnya, Amin sangat mengetahui berita-berita yang diedarkan melalui internet itu semuanya beres untuk tujuan membangun Islam. Melainkan penunggangan Islam untuk kepentingan suatu golongan.

Berbekal keahlian SEO yang ahli, berbagai upaya penanggulangan dan pemulihan dampak HOAX-Radikalisme terus dilakukan melalui media-media yang dibangun olehnya. Acara minim dukungan, tapi hal itu tidak menyurutkan niatnya dalam mengemban amanah guru-gurunya untuk terus berjalan Ukhuwah Islamiyah.

Sekarang kelompok yang dibangun olehnya sudah hampir mencakup wilayah Jawa dan Sumatera. Berbekal kemampuan dan kemauan, Amin terus membangun pasukan-pasukan yang siap bertarung melawan HOAX dan Radikalisme. Berhasilkah Amin mewujudkan masyarakat internet yang lebih sehat melalui kelompok dan upayanya.Adit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here