Home Blog

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Ditpolairud Polda Sulut Gelar Latihan SAR dan Survei DAS Tondano

0

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Ditpolairud Polda Sulut Gelar Latihan SAR dan Survei DAS Tondano

BITUNG TODAY
MANADO | Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara melaksanakan latihan Search and Rescue (SAR) sekaligus survei kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan strategis ini digelar sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya ancaman banjir yang kerap melanda wilayah tersebut menjelang puncak musim hujan.

Latihan yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H. Dalam operasionalnya, ia didampingi oleh AKP Sumaji serta sejumlah perwira lainnya dari jajaran Ditpolairud. Kehadiran pimpinan secara langsung menunjukkan keseriusan institusi kepolisian dalam memastikan standar prosedur operasi tetap (SOP) pencarian dan pertolongan berjalan optimal di lapangan.
Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam misi ini dengan menggunakan empat unit perahu karet untuk melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Tondano. Rute operasi dimulai dari Desa Maumbi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, dan berlanjut mengikuti arus sungai hingga mencapai kawasan Sindulang di Kota Manado. Penyebaran personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) perairan ini dirancang untuk mencakup titik-titik kritis yang rawan terhadap luapan air.
Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas menjelaskan bahwa agenda hari ini memiliki dua tujuan utama, yaitu peningkatan kapabilitas teknis SAR bagi anggota dan pemetaan kondisi fisik sungai. Menurutnya, survei menjelang musim hujan sangat krusial untuk mengidentifikasi hambatan aliran air yang mungkin tidak terlihat dari darat. “Kami menggunakan empat perahu karet dengan melibatkan 30 personel yang menyusuri sungai dari wilayah Maumbi, Minahasa Utara, hingga Sindulang, Manado,” ujar Bayuaji saat memberikan keterangan di lokasi.
Selama proses penyisiran, tim menemukan beberapa titik potensial yang dapat menghambat debit air, berupa tumpukan kayu dan bambu yang tersangkut di badan sungai. Temuan ini menjadi atensi khusus karena material tersebut berpotensi menjadi bendungan alami ketika curah hujan tinggi terjadi, yang pada akhirnya dapat memicu meluapnya air ke pemukiman warga. Kondisi ini menegaskan pentingnya pembersihan rutin terhadap objek-objek penghalang aliran sungai.
Menanggapi temuan tersebut, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan Balai Sungai serta instansi pemerintah terkait lainnya guna melakukan penanganan lebih lanjut. Kolaborasi antar-lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi sungai sebelum intensitas hujan meningkat. Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari pendekatan holistik dalam manajemen risiko bencana yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Selain aspek teknis dan infrastruktur, Kombes Pol. Bayuaji juga menyoroti isu lingkungan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke DAS Tondano. Ia menekankan bahwa sampah yang terbawa arus tidak hanya mencemari ekosistem, tetapi juga berpotensi menyumbat saluran air dan merusak keindahan kawasan pesisir hingga perairan Teluk Manado dan Taman Nasional Bunaken. “Perahu karet yang kita gunakan ini berasal dari uang rakyat. Karena itu, kita harus hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
BACA JUGA
Di sela-sela kegiatan operasional, personel Ditpolairud juga melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat dengan membagikan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di bantaran sungai. Selain bantuan materiil, polisi juga menyampaikan imbauan edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap tanda-tanda banjir. Apresiasi disampaikan oleh seorang warga bernama Julius, yang menilai upaya kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat ini sangat membantu dalam membangun ketahanan komunitas terhadap bencana.
Pelaksanaan latihan SAR di DAS Tondano ini ditutup pada pukul 16.00 Wita setelah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai prosedur keselamatan. Melalui inisiatif ini, Ditpolairud Polda Sulut berupaya memperkuat sinergitas antara kesiapsiagaan operasional, kepedulian lingkungan, dan pelayanan publik. Upaya tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi menghadapi tantangan alam.

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Ditpolairud Polda Sulut Gelar Latihan SAR dan Survei DAS Tondano

0

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Ditpolairud Polda Sulut Gelar Latihan SAR dan Survei DAS Tondano

BITUNG TODAY
MANADO | Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara melaksanakan latihan Search and Rescue (SAR) sekaligus survei kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan strategis ini digelar sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya ancaman banjir yang kerap melanda wilayah tersebut menjelang puncak musim hujan.

Latihan yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H. Dalam operasionalnya, ia didampingi oleh AKP Sumaji serta sejumlah perwira lainnya dari jajaran Ditpolairud. Kehadiran pimpinan secara langsung menunjukkan keseriusan institusi kepolisian dalam memastikan standar prosedur operasi tetap (SOP) pencarian dan pertolongan berjalan optimal di lapangan.
Sebanyak 30 personel dikerahkan dalam misi ini dengan menggunakan empat unit perahu karet untuk melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran Sungai Tondano. Rute operasi dimulai dari Desa Maumbi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, dan berlanjut mengikuti arus sungai hingga mencapai kawasan Sindulang di Kota Manado. Penyebaran personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) perairan ini dirancang untuk mencakup titik-titik kritis yang rawan terhadap luapan air.
Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas menjelaskan bahwa agenda hari ini memiliki dua tujuan utama, yaitu peningkatan kapabilitas teknis SAR bagi anggota dan pemetaan kondisi fisik sungai. Menurutnya, survei menjelang musim hujan sangat krusial untuk mengidentifikasi hambatan aliran air yang mungkin tidak terlihat dari darat. “Kami menggunakan empat perahu karet dengan melibatkan 30 personel yang menyusuri sungai dari wilayah Maumbi, Minahasa Utara, hingga Sindulang, Manado,” ujar Bayuaji saat memberikan keterangan di lokasi.
Selama proses penyisiran, tim menemukan beberapa titik potensial yang dapat menghambat debit air, berupa tumpukan kayu dan bambu yang tersangkut di badan sungai. Temuan ini menjadi atensi khusus karena material tersebut berpotensi menjadi bendungan alami ketika curah hujan tinggi terjadi, yang pada akhirnya dapat memicu meluapnya air ke pemukiman warga. Kondisi ini menegaskan pentingnya pembersihan rutin terhadap objek-objek penghalang aliran sungai.
Menanggapi temuan tersebut, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk segera berkoordinasi dengan Balai Sungai serta instansi pemerintah terkait lainnya guna melakukan penanganan lebih lanjut. Kolaborasi antar-lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi sungai sebelum intensitas hujan meningkat. Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari pendekatan holistik dalam manajemen risiko bencana yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Selain aspek teknis dan infrastruktur, Kombes Pol. Bayuaji juga menyoroti isu lingkungan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke DAS Tondano. Ia menekankan bahwa sampah yang terbawa arus tidak hanya mencemari ekosistem, tetapi juga berpotensi menyumbat saluran air dan merusak keindahan kawasan pesisir hingga perairan Teluk Manado dan Taman Nasional Bunaken. “Perahu karet yang kita gunakan ini berasal dari uang rakyat. Karena itu, kita harus hadir untuk masyarakat,” tegasnya.
BACA JUGA
Di sela-sela kegiatan operasional, personel Ditpolairud juga melaksanakan fungsi pelayanan masyarakat dengan membagikan bantuan sembako kepada warga yang tinggal di bantaran sungai. Selain bantuan materiil, polisi juga menyampaikan imbauan edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap tanda-tanda banjir. Apresiasi disampaikan oleh seorang warga bernama Julius, yang menilai upaya kolaboratif antara kepolisian dan masyarakat ini sangat membantu dalam membangun ketahanan komunitas terhadap bencana.
Pelaksanaan latihan SAR di DAS Tondano ini ditutup pada pukul 16.00 Wita setelah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sesuai prosedur keselamatan. Melalui inisiatif ini, Ditpolairud Polda Sulut berupaya memperkuat sinergitas antara kesiapsiagaan operasional, kepedulian lingkungan, dan pelayanan publik. Upaya tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi menghadapi tantangan alam.

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

0

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

Ilustrasi Polantas

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas melalui Operasi Patuh 2026. Operasi Patuh 2026 bertujuan meningkatkan kepatuhan dan berkurangnya pelanggaran yang membahayakan keselamatan

Kepala Korlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin menegaskan keberhasilan operasi harus terlihat dari perubahan perilaku pengguna jalan. “Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” kata Aries dalam keterangannya dikutip pada Senin (26/10/2026).

Operasi Patuh 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober-8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami bahwa ketertiban berlalu lintas berkaitan langsung dengan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Polisi hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan, memberikan pemahaman, serta membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman. Pelayanan yang humanis menjadi bagian penting agar setiap interaksi petugas dengan pengguna jalan berlangsung dengan baik dan saling menghormati.

Korlantas Polri mengajak masyarakat memulai kebiasaan sehari-hari, seperti menggunakan helm dan sabuk keselamatan, mengikuti rambu, serta menghindari perilaku melawan arus. Kepatuhan tersebut membantu melindungi sesama pengguna jalan, termasuk mereka yang sedang bekerja, mengantar anak, atau menjalankan aktivitas sehari-hari.

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

0

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

Ilustrasi Polantas

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas melalui Operasi Patuh 2026. Operasi Patuh 2026 bertujuan meningkatkan kepatuhan dan berkurangnya pelanggaran yang membahayakan keselamatan

Kepala Korlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin menegaskan keberhasilan operasi harus terlihat dari perubahan perilaku pengguna jalan. “Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” kata Aries dalam keterangannya dikutip pada Senin (26/10/2026).

Operasi Patuh 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober-8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami bahwa ketertiban berlalu lintas berkaitan langsung dengan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Polisi hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan, memberikan pemahaman, serta membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman. Pelayanan yang humanis menjadi bagian penting agar setiap interaksi petugas dengan pengguna jalan berlangsung dengan baik dan saling menghormati.

Korlantas Polri mengajak masyarakat memulai kebiasaan sehari-hari, seperti menggunakan helm dan sabuk keselamatan, mengikuti rambu, serta menghindari perilaku melawan arus. Kepatuhan tersebut membantu melindungi sesama pengguna jalan, termasuk mereka yang sedang bekerja, mengantar anak, atau menjalankan aktivitas sehari-hari.

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

0

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

Ilustrasi Polantas

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas melalui Operasi Patuh 2026. Operasi Patuh 2026 bertujuan meningkatkan kepatuhan dan berkurangnya pelanggaran yang membahayakan keselamatan

Kepala Korlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin menegaskan keberhasilan operasi harus terlihat dari perubahan perilaku pengguna jalan. “Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” kata Aries dalam keterangannya dikutip pada Senin (26/10/2026).

Operasi Patuh 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober-8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami bahwa ketertiban berlalu lintas berkaitan langsung dengan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Polisi hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan, memberikan pemahaman, serta membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman. Pelayanan yang humanis menjadi bagian penting agar setiap interaksi petugas dengan pengguna jalan berlangsung dengan baik dan saling menghormati.

Korlantas Polri mengajak masyarakat memulai kebiasaan sehari-hari, seperti menggunakan helm dan sabuk keselamatan, mengikuti rambu, serta menghindari perilaku melawan arus. Kepatuhan tersebut membantu melindungi sesama pengguna jalan, termasuk mereka yang sedang bekerja, mengantar anak, atau menjalankan aktivitas sehari-hari.

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

0

Operasi Patuh 2026, Kakorlantas: Berhasil Jika Masyarakat Makin Tertib Lalin

Ilustrasi Polantas

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas melalui Operasi Patuh 2026. Operasi Patuh 2026 bertujuan meningkatkan kepatuhan dan berkurangnya pelanggaran yang membahayakan keselamatan

Kepala Korlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin menegaskan keberhasilan operasi harus terlihat dari perubahan perilaku pengguna jalan. “Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” kata Aries dalam keterangannya dikutip pada Senin (26/10/2026).

Operasi Patuh 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober-8 November 2026. Pelaksanaannya mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami bahwa ketertiban berlalu lintas berkaitan langsung dengan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Polisi hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan, memberikan pemahaman, serta membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman. Pelayanan yang humanis menjadi bagian penting agar setiap interaksi petugas dengan pengguna jalan berlangsung dengan baik dan saling menghormati.

Korlantas Polri mengajak masyarakat memulai kebiasaan sehari-hari, seperti menggunakan helm dan sabuk keselamatan, mengikuti rambu, serta menghindari perilaku melawan arus. Kepatuhan tersebut membantu melindungi sesama pengguna jalan, termasuk mereka yang sedang bekerja, mengantar anak, atau menjalankan aktivitas sehari-hari.

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

0

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menjenguk ojol inisial HS yang ditabrak mobil listrik BYD inisial S di kawasan Blok M Jakarta Selatan. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjamin pengobatan medis driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil BYD di Blok M, Jakarta Selatan. Keluarga korban menyampaikan apresiasi atas bantuan Kapolri tersebut.
Diketahui, Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

Istri korban menyambut baik bantuan Polri terhadap suaminya. Ia lalu mendoakan kembali Kapolri yang telah membantunya.

“Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri driver ojol tersebut, melalui video yang diunggah dalam Instagram Kapolri, Selasa (27/10/2026).

Dalam kesempatan itu, menantu korban juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan jajaran Polri yang menjenguk orang tuanya. Ia juga berterima kasih atas bantuan pengobatan yang diberikan Polri.

“Terima kasih atas kedatangan Pusdokkes untuk menengok bapak Hasan Syukur. Saya menantu dari bapak Syukur dan mertua mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungannya,” kata menantu korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

0

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menjenguk ojol inisial HS yang ditabrak mobil listrik BYD inisial S di kawasan Blok M Jakarta Selatan. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjamin pengobatan medis driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil BYD di Blok M, Jakarta Selatan. Keluarga korban menyampaikan apresiasi atas bantuan Kapolri tersebut.
Diketahui, Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

Istri korban menyambut baik bantuan Polri terhadap suaminya. Ia lalu mendoakan kembali Kapolri yang telah membantunya.

“Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri driver ojol tersebut, melalui video yang diunggah dalam Instagram Kapolri, Selasa (27/10/2026).

Dalam kesempatan itu, menantu korban juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan jajaran Polri yang menjenguk orang tuanya. Ia juga berterima kasih atas bantuan pengobatan yang diberikan Polri.

“Terima kasih atas kedatangan Pusdokkes untuk menengok bapak Hasan Syukur. Saya menantu dari bapak Syukur dan mertua mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungannya,” kata menantu korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

0

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menjenguk ojol inisial HS yang ditabrak mobil listrik BYD inisial S di kawasan Blok M Jakarta Selatan. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjamin pengobatan medis driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil BYD di Blok M, Jakarta Selatan. Keluarga korban menyampaikan apresiasi atas bantuan Kapolri tersebut.
Diketahui, Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

Istri korban menyambut baik bantuan Polri terhadap suaminya. Ia lalu mendoakan kembali Kapolri yang telah membantunya.

“Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri driver ojol tersebut, melalui video yang diunggah dalam Instagram Kapolri, Selasa (27/10/2026).

Dalam kesempatan itu, menantu korban juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan jajaran Polri yang menjenguk orang tuanya. Ia juga berterima kasih atas bantuan pengobatan yang diberikan Polri.

“Terima kasih atas kedatangan Pusdokkes untuk menengok bapak Hasan Syukur. Saya menantu dari bapak Syukur dan mertua mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungannya,” kata menantu korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

0

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan di  Blok M Apresiasi Bantuan Pengobatan Kapolri

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menjenguk ojol inisial HS yang ditabrak mobil listrik BYD inisial S di kawasan Blok M Jakarta Selatan. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjamin pengobatan medis driver ojek online (ojol) yang dilindas mobil BYD di Blok M, Jakarta Selatan. Keluarga korban menyampaikan apresiasi atas bantuan Kapolri tersebut.
Diketahui, Kapolri mengutus Karumkit Pusdokkes Polri Brigjen Nariyana dan jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah untuk menjenguk korban di RS. Kapolri juga menegaskan akan menjamin perawatan korban.

Istri korban menyambut baik bantuan Polri terhadap suaminya. Ia lalu mendoakan kembali Kapolri yang telah membantunya.

“Terima kasih kepada Kapolri telah banyak membantu saya dan mendoakan suami saya, semoga bapak dibalas amal ibadahnya oleh Allah Yang Maha Kuasa, dimurahkan rezekinya,” kata istri driver ojol tersebut, melalui video yang diunggah dalam Instagram Kapolri, Selasa (27/10/2026).

Dalam kesempatan itu, menantu korban juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan jajaran Polri yang menjenguk orang tuanya. Ia juga berterima kasih atas bantuan pengobatan yang diberikan Polri.

“Terima kasih atas kedatangan Pusdokkes untuk menengok bapak Hasan Syukur. Saya menantu dari bapak Syukur dan mertua mengucapkan terima kasih banyak atas kunjungannya,” kata menantu korban.

Sebelumnya, polisi menetapkan sopir mobil listrik BYD berinisial S (46) sebagai tersangka. S ditetapkan sebagai tersangka setelah menabrak empat mobil secara beruntun hingga melindas pengemudi ojek online (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“(Status) Sopir sebagai tersangka,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo saat dihubungi wartawan, Minggu (25/10).