Home Blog

Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

0

Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel melalui mekanisme pengawasan internal yang berjalan aktif, termasuk terhadap anggota yang bertugas di lingkungan Polda Sumsel sendiri.

 

Penegasan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap proses penanganan sebuah perkara yang sebelumnya ditangani salah satu penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel dan menjadi sorotan di masyarakat.

 

Personel yang dimaksud adalah AKP TI, yang menjabat sebagai Kanit 4 Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Sebelumnya, yang bersangkutan menangani penyelidikan atas sebuah laporan dugaan tindak pidana.

 

Dalam proses penanganan perkara tersebut, pihak pelapor menyampaikan keberatan yang kemudian ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan internal Polda Sumsel. Penanganan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan internal Polri yang berlaku.

 

Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel melaksanakan sidang disiplin terhadap personel yang bersangkutan. Hasil sidang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor Kep/73/XII/2025 tanggal 31 Desember 2025.

 

Berdasarkan keputusan tersebut, AKP TI dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu periode.

 

Pemberian sanksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan pembinaan internal Polda Sumsel untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap keluhan atau keberatan masyarakat yang berkaitan dengan kinerja personel akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan.

 

“Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa setiap keluhan, termasuk yang menyangkut kinerja personel kami sendiri, ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme resmi. Ini membuktikan bahwa pengawasan internal Polda Sumsel berjalan aktif,” ujar Nandang.

 

Nandang menambahkan, proses evaluasi dan pembinaan personel merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan masukan publik juga menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan masukan atau keberatan melalui saluran resmi, seperti Bidang Propam, apabila menemukan hal yang perlu dievaluasi dalam pelayanan kepolisian,” tegasnya.

 

Polda Sumatera Selatan memastikan fungsi pengawasan internal terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas personel dalam menjalankan tugas.

 

Setiap laporan atau keberatan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan proses yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk terus melakukan pembenahan internal sekaligus menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

0

Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

Tegakkan Akuntabilitas, Polda Sumsel Tindak Lanjuti Laporan Penanganan Perkara oleh Personelnya

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya menjaga profesionalisme dan akuntabilitas personel melalui mekanisme pengawasan internal yang berjalan aktif, termasuk terhadap anggota yang bertugas di lingkungan Polda Sumsel sendiri.

 

Penegasan tersebut disampaikan menyusul perhatian publik terhadap proses penanganan sebuah perkara yang sebelumnya ditangani salah satu penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel dan menjadi sorotan di masyarakat.

 

Personel yang dimaksud adalah AKP TI, yang menjabat sebagai Kanit 4 Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Sebelumnya, yang bersangkutan menangani penyelidikan atas sebuah laporan dugaan tindak pidana.

 

Dalam proses penanganan perkara tersebut, pihak pelapor menyampaikan keberatan yang kemudian ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan internal Polda Sumsel. Penanganan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan internal Polri yang berlaku.

 

Sebagai tindak lanjut, Polda Sumsel melaksanakan sidang disiplin terhadap personel yang bersangkutan. Hasil sidang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor Kep/73/XII/2025 tanggal 31 Desember 2025.

 

Berdasarkan keputusan tersebut, AKP TI dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu periode.

 

Pemberian sanksi tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi dan pembinaan internal Polda Sumsel untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap keluhan atau keberatan masyarakat yang berkaitan dengan kinerja personel akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan.

 

“Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa setiap keluhan, termasuk yang menyangkut kinerja personel kami sendiri, ditindaklanjuti secara serius melalui mekanisme resmi. Ini membuktikan bahwa pengawasan internal Polda Sumsel berjalan aktif,” ujar Nandang.

 

Nandang menambahkan, proses evaluasi dan pembinaan personel merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kritik dan masukan publik juga menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan tugas kepolisian.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan masukan atau keberatan melalui saluran resmi, seperti Bidang Propam, apabila menemukan hal yang perlu dievaluasi dalam pelayanan kepolisian,” tegasnya.

 

Polda Sumatera Selatan memastikan fungsi pengawasan internal terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas personel dalam menjalankan tugas.

 

Setiap laporan atau keberatan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme yang berlaku, dengan tetap mengedepankan proses yang objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel untuk terus melakukan pembenahan internal sekaligus menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Asri, Dorong Kebersihan Jadi Budaya Bersama

0

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Asri, Dorong Kebersihan Jadi Budaya Bersama

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Asri, Dorong Kebersihan Jadi Budaya Bersama

0

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Asri, Dorong Kebersihan Jadi Budaya Bersama

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang

0

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang

0

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

0

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

0

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

0

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

0

Kapolda Sumsel Pimpin Gerakan Asri di Palembang, Ajak Warga Peduli Lingkungan

Gerakan Asri Polda Sumsel: Kapolda Ajak Personel Jadikan Kebersihan Budaya Bersama

Kapolda Sumsel Turun Langsung, Gerakan Asri Bersihkan Komplek Pakri Palembang–

 

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Gerakan Asri.

Gerakan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Gerakan ASRI tersebut berlangsung di Komplek Pakri, Palembang, Selasa (22 September 2026).

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung kegiatan yang diikuti personel Polda Sumsel.

Dalam aksi tersebut, Kapolda bersama anggota turun ke lapangan untuk membersihkan sejumlah area sekaligus melakukan penataan lingkungan.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan menyasar sampah dan sejumlah bagian kawasan yang membutuhkan penataan.

Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, Gerakan Asri menjadi momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.

Kapolda Sumsel mengatakan, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu.

“Gerakan Asri ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Kita ingin menumbuhkan kebiasaan untuk peduli dan menjaga lingkungan mulai dari sekitar kita sendiri,” ujar Kapolda Sumsel.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, lingkungan yang tertata dan bersih dapat memberikan rasa nyaman sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang lebih sehat bagi masyarakat.

Karena itu, Polri dinilai perlu mengambil bagian dalam mendorong kesadaran masyarakat melalui kegiatan yang memiliki manfaat langsung.

“Polri harus hadir dengan memberikan manfaat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun semangat gotong royong sekaligus memberikan contoh bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gerakan Asri juga menjadi bagian dari kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan personel kepolisian di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

Keterlibatan anggota dalam aksi lingkungan diharapkan dapat memperkuat interaksi positif dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan, Gerakan Asri membawa pesan mengenai pentingnya kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Gerakan Asri tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi juga menjadi ajakan kepada elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama. Lingkungan yang bersih dan nyaman akan tercipta apabila kepedulian tersebut menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nandang.

Ia menambahkan, Polda Sumsel terus mendorong berbagai kegiatan positif yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Asri diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata di wilayah Sumatera Selatan.