Home Blog

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan Sebanyak 26.386 Personel Gabungan

0

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi buruh pada Rabu, (24/9/2026).

Ribuan personel merupakan gabungan dari Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR).

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 99 kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah penyangga, terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.

Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan Polda Metro Jaya, Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya)/TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merinci penempatan personel meliputi Monumen Nasional (Monas) 4.020 personel, Bundaran Hotel Indonesia (HI) 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPMS) 8.914 personel, Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) 2.055 personel, Penegakan Hukum (Gakkum) 1.841 personel.

Selanjutnya Siaga Markas Polda (Mapolda) 600 personel, Tim Patroli Wilayah 412 personel, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 296 personel, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Danantara 197 personel, Semanggi 140 personel, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pengadilan Tinggi 102 personel, patroli pengawalan unjuk rasa 62 personel, serta Pejabat Utama (PJU) penanggung jawab 33 personel.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Budi menegaskan seluruh personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, jumlah massa, dan perkembangan di lapangan.

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

0

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Kawal Aksi Demo Buruh, Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Gabungan

Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi buruh pada Rabu, (24/9/2026).

Ribuan personel merupakan gabungan dari Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Pengamanan Dalam (Pamdal) Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR).

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 99 kegiatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan wilayah penyangga, terdiri atas 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya.

Persiapan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan Tactical Floor Game (TFG) yang melibatkan Polda Metro Jaya, Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya)/TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto merinci penempatan personel meliputi Monumen Nasional (Monas) 4.020 personel, Bundaran Hotel Indonesia (HI) 4.051 personel, DPR/MPR RI 3.663 personel, penyekatan dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Komunikasi Polisi dan Masyarakat (FKPMS) 8.914 personel, Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) 2.055 personel, Penegakan Hukum (Gakkum) 1.841 personel.

Selanjutnya Siaga Markas Polda (Mapolda) 600 personel, Tim Patroli Wilayah 412 personel, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 296 personel, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Danantara 197 personel, Semanggi 140 personel, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Pengadilan Tinggi 102 personel, patroli pengawalan unjuk rasa 62 personel, serta Pejabat Utama (PJU) penanggung jawab 33 personel.

“Menyampaikan pendapat merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan mengawal agar aspirasi dapat disampaikan dengan aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,” ujar Budi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Budi menegaskan seluruh personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif dan humanis. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan, jumlah massa, dan perkembangan di lapangan.

Samsat Polda Metro Kini Layani Buka Blokir ETLE

0

Samsat Polda Metro Kini Layani Buka Blokir ETLE

Jakarta, CSamsat Polda Metro Jaya kini menyediakan layanan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE )satu atap, disebut akan memudahkan masyarakat dalam konfirmasi pelanggaran, bayar denda, dan buka blokir kendaraan.
“Kami sudah melihat bahwa masyarakat yang ter-capture ETLE, mengonfirmasi dan membayar, kemudian terkena blokir, bisa dilayani di Samsat,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasastya saat meninjau langsung  Regional Traffic Management Center (RTMC) dan pelayanan Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9) dikutip dari keterangan resmi.

“Alhamdulillah, saat ini di Samsat Polda Metro Jaya sudah dilayani dengan pelayanan buka blokir ETLE, sehingga proses administrasi kendaraan bermotor dapat terlaksana dengan baik,” sambungnya.

Made Agus menyebut layanan pembukaan blokir ETLE di Samsat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban administrasi setelah terjadi pelanggaran lalu lintas.

Sistem ETLE Dirombak, Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendatangi sejumlah tempat berbeda untuk menyelesaikan proses administrasi kendaraan setelah melakukan konfirmasi dan pembayaran denda ETLE.

Made Agus juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Digital Korlantas sebelum mendatangi Samsat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan dan konfirmasi terhadap dugaan pelanggaran ETLE secara lebih mudah.

“Sebelum ke Samsat, silakan unduh aplikasi Digital Korlantas untuk mengonfirmasi ETLE. Dengan memasukkan nomor referensi dan nomor pelat kendaraan, masyarakat dapat mengetahui apakah kendaraannya terkena ETLE atau tidak,” tutur dia.

Pihaknya berharap pemanfaatan aplikasi Digital Korlantas dapat membantu masyarakat memperoleh informasi lebih awal mengenai status kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan sebelum datang ke Samsat dan menyiapkan dokumen yang diperlukan.

Made Agus mengingatkan masyarakat yang kendaraannya terkena ETLE agar segera menyelesaikan pembayaran denda melalui kanal pembayaran resmi yang telah disediakan. Pembayaran tersebut perlu dilakukan setelah masyarakat menerima dan mengonfirmasi informasi pelanggaran.

“Apabila terkena ETLE, silakan diselesaikan melalui channel pembayaran yang sudah disiapkan. Setelah itu baru ke Samsat untuk proses kendaraan berikutnya,” ujarnya.

Dia juga meninjau efektivitas penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu lewat sistem ETLE.

“Kami juga meninjau efektivitas ETLE, terutama dengan maraknya pemalsuan TNKB. Polda Metro Jaya sudah sangat baik dalam melakukan penindakan terhadap masyarakat yang memalsukan TNKB,” ucap dia.

Samsat Polda Metro Kini Layani Buka Blokir ETLE

0

Samsat Polda Metro Kini Layani Buka Blokir ETLE

Jakarta, CSamsat Polda Metro Jaya kini menyediakan layanan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE )satu atap, disebut akan memudahkan masyarakat dalam konfirmasi pelanggaran, bayar denda, dan buka blokir kendaraan.
“Kami sudah melihat bahwa masyarakat yang ter-capture ETLE, mengonfirmasi dan membayar, kemudian terkena blokir, bisa dilayani di Samsat,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasastya saat meninjau langsung  Regional Traffic Management Center (RTMC) dan pelayanan Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9) dikutip dari keterangan resmi.

“Alhamdulillah, saat ini di Samsat Polda Metro Jaya sudah dilayani dengan pelayanan buka blokir ETLE, sehingga proses administrasi kendaraan bermotor dapat terlaksana dengan baik,” sambungnya.

Made Agus menyebut layanan pembukaan blokir ETLE di Samsat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban administrasi setelah terjadi pelanggaran lalu lintas.

Sistem ETLE Dirombak, Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendatangi sejumlah tempat berbeda untuk menyelesaikan proses administrasi kendaraan setelah melakukan konfirmasi dan pembayaran denda ETLE.

Made Agus juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Digital Korlantas sebelum mendatangi Samsat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan dan konfirmasi terhadap dugaan pelanggaran ETLE secara lebih mudah.

“Sebelum ke Samsat, silakan unduh aplikasi Digital Korlantas untuk mengonfirmasi ETLE. Dengan memasukkan nomor referensi dan nomor pelat kendaraan, masyarakat dapat mengetahui apakah kendaraannya terkena ETLE atau tidak,” tutur dia.

Pihaknya berharap pemanfaatan aplikasi Digital Korlantas dapat membantu masyarakat memperoleh informasi lebih awal mengenai status kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan sebelum datang ke Samsat dan menyiapkan dokumen yang diperlukan.

Made Agus mengingatkan masyarakat yang kendaraannya terkena ETLE agar segera menyelesaikan pembayaran denda melalui kanal pembayaran resmi yang telah disediakan. Pembayaran tersebut perlu dilakukan setelah masyarakat menerima dan mengonfirmasi informasi pelanggaran.

“Apabila terkena ETLE, silakan diselesaikan melalui channel pembayaran yang sudah disiapkan. Setelah itu baru ke Samsat untuk proses kendaraan berikutnya,” ujarnya.

Dia juga meninjau efektivitas penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu lewat sistem ETLE.

“Kami juga meninjau efektivitas ETLE, terutama dengan maraknya pemalsuan TNKB. Polda Metro Jaya sudah sangat baik dalam melakukan penindakan terhadap masyarakat yang memalsukan TNKB,” ucap dia.

Asah Kompetensi, Polwan Polda Metro Latihan Komunikasi hingga Bela Diri

0

Asah Kompetensi, Polwan Polda Metro Latihan Komunikasi hingga Bela Diri


Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Operasional Polwan Polda Metro di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta. Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan pelatihan guna mengasah dan meningkatkan kemampuan polwan.

Irjen Dekananto membuka langsung acara tersebut pada Selasa (22/9/2026) di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta. Irjen Dekananto mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari peningkatan kemampuan Polwan dalam menghadapi perkembangan situasi dan tantangan tugas kepolisian di lapangan.

“Pelatihan ini merupakan investasi untuk meningkatkan kemampuan Polwan. Dunia terus berkembang, begitu juga dengan tantangan tugas kepolisian. Karena itu, kemampuan harus terus diasah agar pelaksanaan tugas semakin baik,” ujar Irjen Dekananto dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Pelatihan ini mencakup kemampuan negosiasi, komunikasi persuasif, bela diri, tindakan kepolisian. Serta keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono mengatakan pelatihan guna mengasah dan meningkatkan kemampuan polwan (dok Istimewa)

“Kemampuan negosiasi dipersiapkan tidak hanya untuk pengamanan unjuk rasa, tetapi juga dalam menghadapi konflik di tengah masyarakat melalui pendekatan komunikasi yang persuasif dan humanis,” jelasnya.

Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita Wulandari Wibowo mengatakan, peningkatan kompetensi tersebut juga mendukung pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Termasuk perempuan, anak, dan kelompok rentan.

“Polwan diharapkan memiliki kemampuan yang tangguh secara fisik dan mental, mampu berkomunikasi secara persuasif, cepat mengambil keputusan, serta tetap humanis dalam setiap tindakan kepolisian,” jelasnya.

Pelatihan diikuti personel Polwan Polda Metro Jaya dan jajaran melalui penyampaian materi, simulasi, praktik, serta tanya jawab.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, peningkatan kemampuan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan Polwan. Hal ini guna dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kompetensi yang terus diasah menjadi bekal penting agar personel mampu menghadapi berbagai situasi di lapangan dengan profesional, komunikatif, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” pungkasnya.

Polda Metro Buka Layanan ETLE Satu Atap, Disebut Akan Mudahkan Warga

0

Polda Metro Buka Layanan ETLE Satu Atap, Disebut Akan Mudahkan Warga

Jakarta, CSamsat Polda Metro Jaya kini menyediakan layanan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE )satu atap, disebut akan memudahkan masyarakat dalam konfirmasi pelanggaran, bayar denda, dan buka blokir kendaraan.
“Kami sudah melihat bahwa masyarakat yang ter-capture ETLE, mengonfirmasi dan membayar, kemudian terkena blokir, bisa dilayani di Samsat,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasastya saat meninjau langsung  Regional Traffic Management Center (RTMC) dan pelayanan Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9) dikutip dari keterangan resmi.

“Alhamdulillah, saat ini di Samsat Polda Metro Jaya sudah dilayani dengan pelayanan buka blokir ETLE, sehingga proses administrasi kendaraan bermotor dapat terlaksana dengan baik,” sambungnya.

Made Agus menyebut layanan pembukaan blokir ETLE di Samsat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban administrasi setelah terjadi pelanggaran lalu lintas.

Sistem ETLE Dirombak, Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendatangi sejumlah tempat berbeda untuk menyelesaikan proses administrasi kendaraan setelah melakukan konfirmasi dan pembayaran denda ETLE.

Made Agus juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Digital Korlantas sebelum mendatangi Samsat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan dan konfirmasi terhadap dugaan pelanggaran ETLE secara lebih mudah.

“Sebelum ke Samsat, silakan unduh aplikasi Digital Korlantas untuk mengonfirmasi ETLE. Dengan memasukkan nomor referensi dan nomor pelat kendaraan, masyarakat dapat mengetahui apakah kendaraannya terkena ETLE atau tidak,” tutur dia.

Pihaknya berharap pemanfaatan aplikasi Digital Korlantas dapat membantu masyarakat memperoleh informasi lebih awal mengenai status kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan sebelum datang ke Samsat dan menyiapkan dokumen yang diperlukan.

Made Agus mengingatkan masyarakat yang kendaraannya terkena ETLE agar segera menyelesaikan pembayaran denda melalui kanal pembayaran resmi yang telah disediakan. Pembayaran tersebut perlu dilakukan setelah masyarakat menerima dan mengonfirmasi informasi pelanggaran.

“Apabila terkena ETLE, silakan diselesaikan melalui channel pembayaran yang sudah disiapkan. Setelah itu baru ke Samsat untuk proses kendaraan berikutnya,” ujarnya.

Dia juga meninjau efektivitas penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu lewat sistem ETLE.

“Kami juga meninjau efektivitas ETLE, terutama dengan maraknya pemalsuan TNKB. Polda Metro Jaya sudah sangat baik dalam melakukan penindakan terhadap masyarakat yang memalsukan TNKB,” ucap dia.

Polda Metro Buka Layanan ETLE Satu Atap, Disebut Akan Mudahkan Warga

0

Polda Metro Buka Layanan ETLE Satu Atap, Disebut Akan Mudahkan Warga

Jakarta, CSamsat Polda Metro Jaya kini menyediakan layanan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE )satu atap, disebut akan memudahkan masyarakat dalam konfirmasi pelanggaran, bayar denda, dan buka blokir kendaraan.
“Kami sudah melihat bahwa masyarakat yang ter-capture ETLE, mengonfirmasi dan membayar, kemudian terkena blokir, bisa dilayani di Samsat,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasastya saat meninjau langsung  Regional Traffic Management Center (RTMC) dan pelayanan Samsat Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/9) dikutip dari keterangan resmi.

“Alhamdulillah, saat ini di Samsat Polda Metro Jaya sudah dilayani dengan pelayanan buka blokir ETLE, sehingga proses administrasi kendaraan bermotor dapat terlaksana dengan baik,” sambungnya.

Made Agus menyebut layanan pembukaan blokir ETLE di Samsat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban administrasi setelah terjadi pelanggaran lalu lintas.

Sistem ETLE Dirombak, Tilang hingga Bayar Denda Bakal Terhubung
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendatangi sejumlah tempat berbeda untuk menyelesaikan proses administrasi kendaraan setelah melakukan konfirmasi dan pembayaran denda ETLE.

Made Agus juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Digital Korlantas sebelum mendatangi Samsat. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melakukan pengecekan dan konfirmasi terhadap dugaan pelanggaran ETLE secara lebih mudah.

“Sebelum ke Samsat, silakan unduh aplikasi Digital Korlantas untuk mengonfirmasi ETLE. Dengan memasukkan nomor referensi dan nomor pelat kendaraan, masyarakat dapat mengetahui apakah kendaraannya terkena ETLE atau tidak,” tutur dia.

Pihaknya berharap pemanfaatan aplikasi Digital Korlantas dapat membantu masyarakat memperoleh informasi lebih awal mengenai status kendaraan. Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui tahapan yang harus dilakukan sebelum datang ke Samsat dan menyiapkan dokumen yang diperlukan.

Made Agus mengingatkan masyarakat yang kendaraannya terkena ETLE agar segera menyelesaikan pembayaran denda melalui kanal pembayaran resmi yang telah disediakan. Pembayaran tersebut perlu dilakukan setelah masyarakat menerima dan mengonfirmasi informasi pelanggaran.

“Apabila terkena ETLE, silakan diselesaikan melalui channel pembayaran yang sudah disiapkan. Setelah itu baru ke Samsat untuk proses kendaraan berikutnya,” ujarnya.

Dia juga meninjau efektivitas penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) palsu lewat sistem ETLE.

“Kami juga meninjau efektivitas ETLE, terutama dengan maraknya pemalsuan TNKB. Polda Metro Jaya sudah sangat baik dalam melakukan penindakan terhadap masyarakat yang memalsukan TNKB,” ucap dia.

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan kepada 3 Polisi yang Bantu Warga

0

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan kepada 3 Polisi yang Bantu Warga


Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas tindakan kemanusiaan dalam membantu warga yang dilakukan ketiganya.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam Apel Pamen Satker Polda Metro Jaya di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (23/9/2026).

Dalam apel tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas tindakan ketiga personel yang menolong masyarakat. Menurutnya, pertolongan yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi warga yang sedang membutuhkan.

“Hal yang mereka lakukan mungkin kecil, tapi bagi masyarakat yang menikmatinya itu salah satu hal yang luar biasa,” kata Komjen Asep.

Komjen Asep juga meminta para pejabat utama dan pimpinan satuan kerja terus memberikan arahan kepada personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga sikap dalam memberikan pelayanan.

“Tidak boleh menyakiti hati masyarakat, siapa pun itu. Dan yang kedua, jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan apresiasi pimpinan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap anggota yang menunjukkan kepekaan dan memberikan manfaat langsung kepada warga.

Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada 3 personel penolong masyarakat, Rabu (23/9/2026). (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
“Ini menjadi apresiasi bagi anggota yang hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Semangat untuk peduli dan memberi manfaat seperti ini perlu terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kombes Budi.

Adapun, tiga personel penerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rahmat Gunawan, Kanit Samapta Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, yang menolong korban pencopetan sekaligus membelikan tiket kereta api agar dapat melanjutkan perjalanan.

Apresiasi berikutnya diberikan kepada Aiptu Dadang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Cabe, Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan. Ia memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami serangan jantung hingga mendapat penanganan tim medis.

Sementara itu, Brigadir Muhammad Ferdiansyah, Banit Unit 4 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya, menerima penghargaan atas kepeduliannya memberikan bantuan uang dan helm berstandar SNI kepada seorang pengemudi ojek online.

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan Untuk 3 Personel Penolong Masyarakat

0

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan ke 3 Personel Penolong Masyarakat


Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas tindakan kemanusiaan dalam membantu warga yang dilakukan ketiganya.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam Apel Pamen Satker Polda Metro Jaya di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (23/9/2026).

Dalam apel tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas tindakan ketiga personel yang menolong masyarakat. Menurutnya, pertolongan yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi warga yang sedang membutuhkan.

“Hal yang mereka lakukan mungkin kecil, tapi bagi masyarakat yang menikmatinya itu salah satu hal yang luar biasa,” kata Komjen Asep.

Komjen Asep juga meminta para pejabat utama dan pimpinan satuan kerja terus memberikan arahan kepada personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga sikap dalam memberikan pelayanan.

“Tidak boleh menyakiti hati masyarakat, siapa pun itu. Dan yang kedua, jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan apresiasi pimpinan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap anggota yang menunjukkan kepekaan dan memberikan manfaat langsung kepada warga.

Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada 3 personel penolong masyarakat, Rabu (23/9/2026). (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
“Ini menjadi apresiasi bagi anggota yang hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Semangat untuk peduli dan memberi manfaat seperti ini perlu terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kombes Budi.

Adapun, tiga personel penerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rahmat Gunawan, Kanit Samapta Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, yang menolong korban pencopetan sekaligus membelikan tiket kereta api agar dapat melanjutkan perjalanan.

Apresiasi berikutnya diberikan kepada Aiptu Dadang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Cabe, Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan. Ia memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami serangan jantung hingga mendapat penanganan tim medis.

Sementara itu, Brigadir Muhammad Ferdiansyah, Banit Unit 4 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya, menerima penghargaan atas kepeduliannya memberikan bantuan uang dan helm berstandar SNI kepada seorang pengemudi ojek online.

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan Untuk 3 Personel Penolong Masyarakat

0

Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan ke 3 Personel Penolong Masyarakat


Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas tindakan kemanusiaan dalam membantu warga yang dilakukan ketiganya.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam Apel Pamen Satker Polda Metro Jaya di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (23/9/2026).

Dalam apel tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas tindakan ketiga personel yang menolong masyarakat. Menurutnya, pertolongan yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi warga yang sedang membutuhkan.

“Hal yang mereka lakukan mungkin kecil, tapi bagi masyarakat yang menikmatinya itu salah satu hal yang luar biasa,” kata Komjen Asep.

Komjen Asep juga meminta para pejabat utama dan pimpinan satuan kerja terus memberikan arahan kepada personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga sikap dalam memberikan pelayanan.

“Tidak boleh menyakiti hati masyarakat, siapa pun itu. Dan yang kedua, jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan apresiasi pimpinan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap anggota yang menunjukkan kepekaan dan memberikan manfaat langsung kepada warga.

Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada 3 personel penolong masyarakat, Rabu (23/9/2026). (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
“Ini menjadi apresiasi bagi anggota yang hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Semangat untuk peduli dan memberi manfaat seperti ini perlu terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kombes Budi.

Adapun, tiga personel penerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rahmat Gunawan, Kanit Samapta Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, yang menolong korban pencopetan sekaligus membelikan tiket kereta api agar dapat melanjutkan perjalanan.

Apresiasi berikutnya diberikan kepada Aiptu Dadang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Cabe, Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan. Ia memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami serangan jantung hingga mendapat penanganan tim medis.

Sementara itu, Brigadir Muhammad Ferdiansyah, Banit Unit 4 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya, menerima penghargaan atas kepeduliannya memberikan bantuan uang dan helm berstandar SNI kepada seorang pengemudi ojek online.